alexametrics

Transportasi Massal, Aman dan Nyaman

loading...
Transportasi Massal, Aman dan Nyaman
PERSOALAN angkutan massal menjadi isu sentral akhir-akhir ini, selain isu politik yang memang tengah musim politik atau tahun politik. Foto/SINDOphoto
A+ A-
PERSOALAN angkutan massal menjadi isu sentral akhir-akhir ini, selain isu politik yang memang tengah musim politik atau tahun politik. Isu transportasi massal yang pertama mungkin moda raya terpadu (MRT) yang akan beroperasi bulan ini. Kehadiran MRT diharapkan mampu mengubah gaya mobilisasi masyarakat Ibu Kota.



Perhatian besar pada MRT ditunjukkan dengan uji coba yang tengah dilakukan. Bukan hanya masyarakat umum yang sudah mencoba MRT dengan rute Lebak Bulus hingga Bundaran HI ini, beberapa pejabat setingkat menteri bahkan presiden pun telah mencoba. MRT menjadi harapan bagi semua pihak untuk menjadi solusi bagi mobilitas masyarakat Jakarta dan sekitarnya.





Transportasi massal lainnya yang menjadi sorotan adalah commuter line. Seperti MRT, commuter line kali ini juga menjadi perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dengan menaiki commuter line jurusan Bogor dan naik dari Stasiun Tanjung Barat, Presiden Jokowi ingin mendengar dan merasakan langsung keluhan terhadap commuter line. Angkutan massal jenis ini dikeluhkan sangat padat ketika jam berangkat dan pulang kerja. Dan, Presiden Jokowi membenarkan keluhan tersebut.


Persoalannya adalah untuk menambah frekuensi perjalanan sulit dilakukan karena banyak perlintasan sebidang. Jika ditambah perjalanan maka berdampak pada kemacetan jalan raya. Solusi sementara adalah menggunakan jalur rel elevated. Namun, lagi-lagi biaya yang dibutuhkan tidak murah alias sangat mahal.



Isu transportasi massal lain menyedot perhatian adalah tergulingnya rangkaian commuter line di daerah Bogor, Jawa Barat. Akibatnya, tidak hanya perjalanan kereta dari Bogor ke Depok hingga Jakarta Kota ataupun daerah lainnya jadi terganggu, tetapi juga 17 penumpang menjadi korban luka-luka. Bahkan, pihak commuter line menyarankan menggunakan transportasi massal yang lain.

halaman ke-1 dari 2
preload video
BERITA TERKAIT
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak