alexametrics

PKBM Bintang Flobamora Entaskan Masyarakat dari Kebodohan dan Kemiskinan

loading...
PKBM Bintang Flobamora Entaskan Masyarakat dari Kebodohan dan Kemiskinan
PKBM Bintang Flobamora Entaskan Masyarakat dari Kebodohan dan Kemiskinan/foto istimewa
A+ A-
DEPOK - Ada yang berbeda di antara peserta pameran pendidikan dan kebudayaan di arena Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan 2019 di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Pegawai Kemendikbud di Depok, Jawa Barat. Seorang mama dari Kupang tampak sedang serius menenun. Tangannya begitu terampil, menarik benang untuk membentuk pola.

Sementara di sekitarnya terdapat kain hasil tenun berbagai ukuran. Ada pula kain yang sudah dijahit menjadi beragam bentuk. Baju, tas, dompet dan lain-lain.

”Mama ini peserta PKBM Bintang Flobamora Kupang. Tidak hanya memberikan pelatihan menenun, kami juga memberikan pelatihan pemasarannya,” ungkap Polikarpus Do, pendiri PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat), Senin (11/2/2019).



Polikarpus mendirikan PKBM Bintang Flobamora tahun 2013 karena kegelisahannya melihat begitu banyak anak putus sekolah di kampungnya di Kupang. Putus sekolah ini salah satunya karena kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan begitu rendah.

”Masyarakat merasa nyaman dengan aktivitas kerja sehari-hari. Menganggap pendidikan tidak penting,” ungkap Polikarpus.

Cara pandang masyarakat itu membuat mereka tak merespons ajakan Polikarpus untuk belajar di PKBM yang dibentuknya. Itu yang membuatnya berkeliling ke kantong-kantong anak putus sekolah untuk menyosialisasikan.

Tak hanya mengajak dan membujuk anak putus sekolah, Polikarpus mendatangi orangtua mereka. Dia melakukan pendekatan untuk memberikan pemahaman pentingnya pendidikan untuk masa depan anak-anak mereka.
PKBM Bintang Flobamora Entaskan Masyarakat dari Kebodohan dan Kemiskinan

”Saya modal tekad dan nekat. Saya ingin berkarya, berbakti, peduli dengan melayani yang tak terjangkau dan menjangkau yang tak terlayani pendidikan,” tutur guru privat bahasa Inggris ini.

Hasilnya, pada tahun pertama PKBM Bintang Flobamora memiliki 47 peserta Program Paket C, 29 peserta Paket B, dan 24 peserta Program Paket A. ”Setelah itu jumlah peserta meningkat pesat,” ungkap Polikarpus.

Gadaikan BPKB
halaman ke-1 dari 3
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak