alexametrics

HPN 2019, Sekjen Demokrat Tegaskan Pers adalah Penjaga Demokrasi

loading...
HPN 2019, Sekjen Demokrat Tegaskan Pers adalah Penjaga Demokrasi
Sekjen DPP Partai Demokrat memperingati momentum peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh pada hari ini, Sabtu (9/2/2019). Foto/SINDOnews
A+ A-
SIANTAR - Hari ini jatuh sebagai peringatan Hari Pers Nasional (HPN). Insan wartawan di seluruh penjuru Tanah Air memperingati hari ulang tahun tersebut dengan suka cita dalam acara puncak HPN di Surabaya, Sabtu (9/2/2019).

Hari Pers Nasional diperingati setiap tahunnya pada tanggal 9 Februari, bertepatan dengan hari lahir Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), yakni 9 Februari 1946. Keputusan Presiden Nomor 5/1985 mensahkan tanggal tersebut sebagai peringatan Hari Pers Nasional.

Hinca Panjaitan, tokoh nasional yang juga putra asli Asahan, Sumatera Utara turut memperingati momentum tersebut. Bagi Hinca yang kembali maju menjadi Calon Anggota DPR RI dapil Sumut III tersebut, keberadaan pers yang kritis serta independen sangat penting dalam negara demokrasi.



"Semangat terus pers Indonesia. Pilar keempat dari demokrasi haruslah kritis, jujur serta independen dalam menghasilkan karya jurnalisme kepada masyarakat," katanya, Sabtu (9/2/2019).

Dalam nuansa pro kontra kejahatan terhadap wartawan beberapa waktu belakangan ini, Hinca yang juga pernah menggeluti dunia pers ini berpendapat apapun langkah yang akan diambil pemerintah, pers harus dilindungi tanpa pengecualian. Tujuannya demi menjaga iklim kebebasan pers yang baik dan terjamin kualitasnya.

"Jurnalis sejatinya bukan teman ataupun lawan. Mereka berada dalam lingkar yang berbeda, sebagai penjaga dan kadang sebagai pembela. Mereka hanya butuh ruang untuk menjaga keseimbangan demokrasi bangsa ini. Selamat Hari Pers Nasional," pungkas Sekjen DPP Partai Demokrat tersebut.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak