alexametrics

Jokowi Dapat Suntikan Dukungan Koalisi Alumni Diponegoro

loading...
Jokowi Dapat Suntikan Dukungan Koalisi Alumni Diponegoro
Deklarasi Koalisi Alumni Undip mendukung Jokowi-Maruf di Gedung PPI kawasan Kota Lama, Semarang, Minggu (3/2/2019). Foto/SINDOnews/Ahmad Antoni
A+ A-
SEMARANG - Dukungan dari para alumni perguruan tinggi negeri maupun swasta kepada calon presiden (Capres) incumbent Joko Widodo (Jokowi) terus mengalir. Kali ini dukungan datang dari ribuan alumni yang mengatasnamakan Koalisi Alumni Diponegoro.

Koalisi Undip merupakan gabungan para alumni PTN dan PTS di Jawa Tengah, seperti Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Negeri Semarang (Unnes), UIN Walisongo, Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS).

Kemudian, Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata, Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Universitas Tujuh Belas Agustus (Untag), Universitas Stikubank (Unisbank), dan lainnya, serta alumni SMA/SMK yang ada di Semarang,dan kalangan berpendidikan lainnya.

(Baca juga: Airlangga Klaim Suara Golkar untuk Jokowi Sudah Capai 75%)




Dukungan kepada paslon nomor 01 tersebut dideklarasikan di Gedung PPI kawasan Kota Lama, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (3/2/2019). Presiden Jokowi yang hadir langsung dalam acara deklarasi tersebut secara simbolis diberikan jakate varsity tersebut berwarna biru dongker.

"Selamat pagi, hari ini saya berterima kasih mendapat dukungan dari alumni Undip, alumni Unnes, alumni UIN Walisongo, alumni Udinus, alumni Unissula, alumni Untag, alumni USM, alumni UKSW, alumni UGM. Yang belum mana? Alumni UIN, mana lagi yang belom? Alumni UNS, alumni perguruan tinggi se-Jawa Tengah," sapa Jokowi.

Tampak hadir sejumlah menteri kabinet yang juga alumnus Undip seperti Mendagri Tjahjo Kumolo dan Menristek Dikti M Nasir. Politikus PDIP yang juga Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo dan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak