alexametrics

Bertemu Alumni 212, Zulkifli Hasan Kampanyekan Pemilu Damai

loading...
Bertemu Alumni 212, Zulkifli Hasan Kampanyekan Pemilu Damai
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Zulkifli Hasan bersama Raja Dangdut Rhoma Irama, bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan. (Foto/Istimewa/Dok)
A+ A-
JAKARTA - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Zulkifli Hasan bersama Raja Dangdut Rhoma Irama, bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan, Jawa Timur.

Acara ini dihadiri Alumni 212, Ulama dan Tokoh Agama serta Ribuan Santri. Kepada Alumni 212 dan Tokoh Agama Pasuruan, Raja Dangdut Rhoma Irama menjelaskan ia hadir keliling menyapa warga Jawa Timur adalah dalam rangka mendukung PAN

"Partai Idaman sudah bergabung bersama PAN di Pemilu 2019. Saya hadir bersama Pak Zulkifli Hasan keliling Jawa Timur adalah untuk mendukung dan memenangkan PAN di Pemilu 2019," ungkap Rhoma yang juga Ketua Umum Partai Idaman ini.



Seperti diketahui, Rhoma Irama bersama Partai Idaman telah menyatakan mendukung PAN di Pemilu 2019 mendatang

Sementara itu, Zulkifli Hasan mengajak Alumni 212 dan Tokoh Agama Pasuruan untuk mewujudkan Pemilu 2019 yang damai dan tetap bersatu dalam perbedaan.

"Hampir dalam setiap kunjungan ke daerah saya selalu kampanyekan Pemilu Damai. Di tahun politik perbedaan pilihan adalah hal yg biasa jangan menjadikan perpecahan. Pilihan boleh beda, merah putih kita sama," ungkapnya.

Dia juga menyebutkan jangan sampai perbedaan pilihan politik justru membuat rakyat Indonesia terpecah dalam dua kubu yang bertentangan.

"Saya minta Alumni 212, Pesantren Sidogiri ini dan juga Ulama Tokoh Agama Pasuruan, bisa menjadi pelopor pemilu yang damai dan berkualitas. Pemilu yang berikan kita pemimpin terbaik," tutupnya.

Acara ini dihadiri oleh Alumni Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Ma'arif, Juru Bicara (Jubir) PA 212 Yusuf Martak dan tokoh agama lainnya.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak