alexametrics

Siswa Jangan Mendaftar SNMPTN Jelang Penutupan

loading...
Siswa Jangan Mendaftar SNMPTN Jelang Penutupan
Ribuan calon mahasiswa baru Undip yang lolos dalam SNMPTN 2018, mengikuti proses verifikasi kelengkapan data, di Kampus Undip Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (08/5/2018). Foto/Dok/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Berdasarkan data sementara sudah ada 955.474 siswa yang telah memverifikasi di proses pengisian pangkalan data sekolah dan siswa (PDSS). Siswa diminta untuk tidak melakukan pendaftaran SNMPTN menjelang penutupan agar tidak terjadi penumpukan.

Koordinator Pelaksana Teknis SNMPTN 2019 Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Budi Prasetyo Widyobroto mengatakan, hingga 29 Januari pukul 18.00 WIB jumlah sekolah yang mengisi data PDSS sebanyak 18.206 sekolah. Jumlah sekolah yang mengisi data ini naik dari tahun 2018 sebanyak 17.889 sekolah.

Menurutnya, jumlah siswa dari sekolah yang telah mengisi data hingga saat ini sebanyak 2.340.922 orang. Jumlah ini juga naik dari tahun lalu yakni 2.293.513 orang. Selanjutnya, jumlah sekolah yang sudah finalisasi sebanyak 14.888. Budi mengatakan, jumlah ini juga mengalami kenaikan dari tahun lalu yang hanya mencatat angka 10.152 sekolah.



Sementara, jumlah siswa yang sudah verifikasi sebanyak 955.474 pada tahun ini. Bandingkan dengan tahun lalu yang hanya mencapai 648.104 orang. “Data final jumlah siswa yang sudah verifikasi masih bisa bertambah dan masih proses verifikasi otomatis,” katanya kepada SINDOnews, Selasa, (29/1/2019).

Menurut Budi, bagi siswa yang sekolahnya sudah mengisi PDSS dan finalisasi tapi siswanya belum menyelesaikan verifikasi sampai pukul 10.00 WIB, dia menyampaikan tidak perlu merasa khawatir. Sebab akan dilakukan verifikasi otomatis oleh sistem LTMPT bagi siswa yang memenuhi persyaratan.

kemudian, siswa diminta menunggu hasil pemeringkatan oleh sistem LTMPT sampai 3 Februari nanti. Selanjutnya bagi siswa yang masuk ke pemeringkatan diminta segera mendaftar SNMPTN mulai 4 Februari. “Jangan mendaftar di waktu akhir pendaftaran untuk menghindari penumpukan pendaftar,” saran Budi.

Budi menerangkan, pemeringkatan siswa itu berdasarkan ketentuan akreditasi sekolah. Dikutip dari laman snmptn.ac.id siswa yang memenuhi syarat diizinkan untuk mendaftar SNMPTN 2019 dengan ketentuan akreditasi sekolah A ialah 40 % terbaik di sekolahnya. Untuk akreditasi B sebanyak 25 % terbaik di sekolahnya dan sekolah untuk akreditaci C dan lainnya hanya 5 % terbaik di sekolahnya.

Diketahui, masa pendaftaran SNMPTN ialah 4 Februari hingga 14 Februari. Siswa akan menerima pengumuman hasil seleksi pada 23 Maret. Pada masa pendaftaran siswa pendaftar yang memenuhi kriteria pemeringkatan oleh LTMPT, menggunakan NISN dan password login ke laman SNMPTN 2019 http://web.snmptn.ac.id untuk melakukan pendaftaran.

Selanjutnya, siswa pendaftar mengisi biodata, pilihan PTN, dan pilihan program studi, serta mengunggah pasfoto resmi terbaru dan dokumen prestasi tambahan jika memang memiliki. Siswa pendaftar juga harus membaca dan memahami seluruh ketentuan yang berlaku pada PTN pilihan.

Selain itu, yang perlu diperhatikan ialah siswa pendaftar pada program studi bidang seni dan olahraga wajib mengunggah portofolio dan dokumen bukti keterampilan yang telah disahkan oleh Kepala Sekolah menggunakan pedoman yang dapat diunduh dari laman http://www.snmptn.ac.id.

Dan yang terakhir ialah siswa pendaftar mencetak Kartu Bukti Pendaftaran sebagai tanda bukti peserta SNMPTN. Panitia memberikan kemudahan bagi sekolah atau pendaftar yang mengalami kesultan untk mengakses internet untuk dapat melakukan pengisian PDSS dan juga pendaftaran SNMPTN di PLASA TELKOM di seluruh Indonesia.

Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) Kadarsyah Suryadi menjelaskan lembaga penyelenggara tes masuk perguruan tinggi bagi calon mahasiswa baru bertujuan untuk melaksanakan tes yang kredibel, adil, transparan, fleksibel, efisien, dan akuntabel.

Selain itu juga membantu perguruan tinggi memperoleh calon mahasiswa yang diprediksi mampu menyelesaikan studi di perguruan tinggi berdasarkan hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dan/atau kriteria lain yang ditetapkan bersama oleh PTN melalui jalur SBMPTN. “Model dan proses seleksi yang dikembangkan LTMPT mengacu pada prinsip adil, transparan,fleksibel, efisien, akuntabel serta sesuai perkembangan teknologi informasi di era digital,”terangnya.
(pur)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak