alexametrics

Kolonel Inf Mohamad Hasan Jabat Wakil Komandan Jenderal Kopassus

loading...
Kolonel Inf Mohamad Hasan Jabat Wakil Komandan Jenderal Kopassus
Serah terima jabatan Wakil Danjen Kopassus dari Brigjen TNI Richard HT Tampubolon kepada Kolonel Inf Mohamad Hasan (kanan), di di Balai Komando, Makopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Selasa (22/1/2019). Foto/Penerangan Kopassus
A+ A-
JAKARTA - Kolonel Inf Mohamad Hasan resmi menjabat Wakil Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus yang sebelumnya dijabat Brigjen TNI Richard HT Tampubolon.

Acara serah terima jabatan dipimpin Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus Mayjen TNI Eko Margiyono, di Balai Komando, Makopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Selasa (22/1/2019).

Brigjen TNI Richard HT Tampubolon akan menempati jabatan barunya sebagai Kasdam VI/Mulawarman. Sementara Kolonel Inf Mohamad Hasan sebelumnya menjabat Danrem Surya Kencana, Bogor.



Danjen Kopassus Mayjen TNI Eko Margiyono mengatakan, pergantian pejabat Kopassus bertujuan untuk sebagai penyegaran organisasi di lingkungan TNI-AD khususnya Kopassus.

"Agar pencapaian tugas pokok TNI AD dapat optimal dan terus berkelanjutan sesuai pembinaan personel yang merupakan bagian dari pembinaan satuan," katanya, seperti dalam siaran pers Penerangan Kopassus, Selasa (22/1/2019).

Danjen Kopassus juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan tinggi kepada Brigjen TNI Richard HT Tampubolon atas pengabdiannya selama menjabat Wadanjen.

“Saya percaya Brigjen TNI Richard HT Tampubolon dapat melanjutkan roda organisasi dan estafet kepemimpinan Kopassus sehingga di masa yang akan datang Kopassus mampu berkarya dan berprestasi dengan lebih baik lagi," tuturnya.

Kepada Kolonel Inf Mohamad Hasan, Danjen Kopassus menyampaikan selamat datang di Makopassus. "Semoga dapat melaksanakan dan melanjutkan tugas-tugas Wadanjen yang lama untuk lebih mengoptimalkan pencapaian tugas,” katanya.
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak