alexametrics

Kubu Prabowo-Sandi Merasa Unggul Telak dari Jokowi-Ma'ruf

loading...
Kubu Prabowo-Sandi Merasa Unggul Telak dari Jokowi-Maruf
Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Mardani Ali Sera menilai gagasan Prabowo-Sandi lebih konkret ketimbang Jokowi-Ma'ruf dalam isu hukum, HAM, dan terorisme. Foto/dok PKS
A+ A-
JAKARTA - Kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno merasa unggul dari Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin dalam debat perdana Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019.

Kubu yang menamakan Koalisi Indonesia Adil Makmur itu merasa cukup puas dengan hasil debat bertemakan hukum, hak asasi manusia (HAM), korupsi, dan terorisme itu.

"Alhamdulillah debat pertama sudah kita lewati dan kita sudah cukup puas dengan hasilnya. Penilaian saya Prabowo-Sandi sementara unggul dengan skor 3-0,” tutur Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Mardani Ali Sera dalam keterangan tertulisnya, Jumat (18/1/2019).



Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini berpendapat Prabowo-Sandi memiliki gagasan lebih konkret menyelesaikan isu hukum, HAM, dan terorisme.

“Pak Prabowo dan Bang Sandi menjanjikan menjadikan hukum sebagai panglima dan harus berkeadilan sedangkan jawaban pasangan nomor 01 yang menganggap institusi penegak hukum ditempati kader partai politik tidak masalah, padahal justru sangat mengkhawatirkan karena bisa terjadi intervensi politik dalam putusan hukum,” tuturnya.

Dia melanjutkan, semangat pemberantasan korupsi belum terlihat jelas selama empat tahun kepemimpinan Jokowi. Buktinya, kata dia, masih banyak pejabat pusat yang tertangkap korupsi dan berbagai kepala daerah. Lebih miris lagi sampai ada korupsi dana bencana.

Adapun dalam penegakan HAM, kata Mardani, masih lemah selama empat tahun belakangan ini. Contohnya, lanjut dia, kriminaliasasi ulama, persekusi, kasus Novel Baswedan, TKI yang masih terkena hukuman mati, dan sebagainya.

Untuk itu, sambung dia, komitmen Nawacita selama kepemimpinan Jokowi-JK dianggap masih memiliki banyak pekerjaan rumah (PR), dan belum ada terobosan di bidang Hukum, HAM dan terorisme.
“Setelah menonton debat kandidat, pasangan nomor urut 01 belum memiliki grand design gambaran lima tahun ke depannya,” tuturnya.
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak