alexametrics

Presiden PKS: Teladani Rasulullah Menuju Kemenangan

loading...
Presiden PKS: Teladani Rasulullah Menuju Kemenangan
Ribuan jamaah mengikuti acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Minggu (13/1/2019). Foto/dok PKS
A+ A-
JAKARTA - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman menyambut kedatangan ribuan jamaah dan para ulama serta habaib dalam peringatan Maulid Nabi SAW, di kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Minggu (13/1/2019).

Sohibul Iman mengatakan, setiap tahun PKS menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi SAW sebagai ekspresi kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

"Kedua, keinginan kita untuk terus menggali sejarah dan sirah hidup dan perjuangan Nabi Muhammad SAW yang kemudian kita berusaha meneladaninya," tuturnya seperti dalam siaran pers yang diterima SINDOnews.



Dalam peringatan Maulid Nabi SAW, kata Sohibul, PKS mengusung tema Umat Bersatu Meneladani Rasulullah SAW Menuju Kemenangan.

Menurut dia, tema ini bermakna kemenangan umat dan bangsa di dunia dan akhirat. "Kemenangan dunia akhirat karena kita tidak ingin meraih salah satunya tapi keduanya," katanya.

Atas dasar itu, ungkap Sohibul, Rasulullah SAW wajib menjadi teladan dalam meraih kemenangan dunia dan akhirat.Dia mengungkapkan, Rasulullah SAW memiliki kualifikasi sebagai Al-Amiin, yakni sebagai orang yang terpercaya.
"Kita semua yang nanti berkiprah mengelola umat dan bangsa juga bisa meneladani Rasulullah SAW dengan karakter Al-Amiin," ujar Sohibul Iman.

Dia menjelaskan, PKS sebagai partai dakwah memiliki platform yang memandang politik bukan sebatas kekuasaan tetapi bermakna pengendalian.PKS memiliki pandangan untuk terus melakukan pengendalian mulai dari diri, keluarga, masyarakat dan negara. "Di PKS, kami digembleng oleh para pimpinan untuk senantiasa mampu mengendalikan diri. Jika itu tercapai, kami bisa mengelola rumah tangga, masyarakat dan pada akhirnya mengelola negara," ujarnya.
Sohibul meminta doa dan dukungan ribuan jamaah yang hadir agar bisa istikamah memperjuangkan kepentingan masyarakat. "Dalam konteks inilah kami muliakan alim ulama dan para habaib. Bagi kami mereka penunjuk jalan, pemberi nasihat kepada kami," tuturnya.
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak