alexametrics

Bawaslu Bogor Masih Dalami Soal Kehadiran Anies di Acara Gerindra

loading...
Bawaslu Bogor Masih Dalami Soal Kehadiran Anies di Acara Gerindra
Ketua Bawaslu Kabupaten Bogor, Irfan Firmansyah menuturkan bahwa pihaknya masih mendalami kehadiran Gubernur DKI Anies Baswedan ke Konferensi Nasional Gerindra beberapa waktu lalu. Foto/
A+ A-
JAKARTA - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bogor, Irfan Firmansyah menuturkan bahwa pihaknya masih mendalami kehadiran Gubernur DKI Anies Baswedan ke Konferensi Nasional Partai Gerindra beberapa waktu lalu.

"Belum (diputuskan). Hari ini sedang dilakukan kajian internal dan besok lakukan pembahasan kedua sama Gakkumdu," ujar Irfan saat dihubungi wartawan, Kamis (10/1/2019).

Ia menjelaskan putusan atas perkara tersebut akan dilakukan pada besok hari menunggu hasil pendalaman. "Iya (putusan besok). Pembahasan kedua kan harus ada keputusan memenuhi unsur atau tidak," tegasnya.



Setelah diputuskan, hasilnya akan diberitahukan kepada Bawaslu Jawa Barat dan Bawaslu Pusat.

Sebelumnya, Gubernur DKI Anies Baswedan saat diperiksa di Kantor Bawaslu menuturkan bahwa dirinya tidak mau menjelaskan secara rinci terkait muatan klarifikasi. Ia menyatakan Bawaslu menyampaikan isi video pidatonya dan acungan dua jari yang menjadi alat bukti laporan.

"Saya sampaikan bahwa tidak lebih dan tidak kurang sehingga tidak perlu saya menambahkan. Karena apa yang terucap di situ jelas kalimatnya bisa di-review dan Bawaslu bisa menilainya. Itu aja sih," ucap Anies.

Ketika ditanya soal acungan jari telunjuk dan ibu jari Anies sebagai simbol pasangan calon Prabowo-Sandiaga, Anies bersikukuh bahwa simbol paslon nomor urut 02 tersebut adalah telunjuk dan jari tengah.

"Setiap orang bisa memiliki interpretasi atas simbol. Normalnya, kalau orang mengatakan dua jari ya pakai jari telunjuk dan jari tengah. Itulah normalnya orang. Selama ini juga pasangan selalu menggunakan dua itu," tutup Anies.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak