alexametrics

PDIP Minta Prabowo Lakukan Kampanye Mendidik, Bukan Hoaks

loading...
PDIP Minta Prabowo Lakukan Kampanye Mendidik, Bukan Hoaks
Anggota DPR dari Fraksi PDIP Charles Honoris. Foto/Dok/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Anggota DPR dari Fraksi PDIP Charles Honoris meminta calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto menggunakan cara-cara kampanye baru yang mendidik publik, yakni dengan adu ide, adu program dan adu rekam jejak. Bukan dengan terus menerus menakut-nakuti rakyat dengan hoaks seperti yang sudah-sudah, dan ketika sudah muncul gelombang protes, baru minta maaf.

"Hoaks itu bisa dicegah dengan tertib klarifikasi, bukan diselesaikan dengan minta maaf berkali-kali," kata Charles dalam siaran tertulis yang diterima SINDOnews pada Rabu (2/1/2019).

Charles menilai, ucapan Prabowo yang mengaku mendapat laporan bahwa selang cuci darah di RSCM dipakai 40 orang, polanya sama dengan hoaks yang pernah disebarkan dalam kasus Ratna Sarumpaet.



"Prabowo mengaku dapat laporan dan belum diklarifikasi kebenarannya, tapi sudah disebarkan ke publik bahwa seolah-olah itu fakta," ujarnya. Memasuki Tahun Baru 2019, lanjut Charles, sebaiknya Prabowo menggunakan cara-cara kampanye baru yang mendidik publik, yakni dengan adu ide, adu program dan adu rekam jejak.

"Bukan dengan terus menerus menakut-nakuti rakyat dengan hoaks seperti yang sudah-sudah, dan ketika sudah muncul gelombang protes, baru minta maaf," ucapnya.
(pur)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak