alexametrics

Gerakan Peduli TNI-Polri Berharap Dua Institusi Ini Solid

loading...
Gerakan Peduli TNI-Polri Berharap Dua Institusi Ini Solid
Presidium Gerakan Peduli TNI-Polri Omar Aram menegaskan, bahwa TNI dan Polri merupakan satu kesatuan yang tidak dapat terpisahkan dalam menjaga NKRI. Foto/Ilustrasi/SINDOphoto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Elemen masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Peduli TNI-Polri menyayangkan adanya upaya segelintir orang ingin melemahkan soliditas TNI-Polri.

Presidium Gerakan Peduli TNI-Polri Omar Aram menegaskan, TNI dan Polri merupakan satu kesatuan yang tidak dapat terpisahkan dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Selain itu TNI-Polri juga bertugas mengayomi dan melindungi seluruh rakyat Indonesia tanpa pandang bulu, TNI-Polri milik kita semua," kata Omar kepada wartawan, Jumat (28/12/12).



Kata Omar, TNI-Polri bersikap netral tidak memihak satu kelompok atau segelintir orang. Politik yang dianutnya adalah untuk kepentingan negara.Oleh karena itu, dibutuhkan dukungan dari semua elemen bangsa agar soliditas TNI-Polri terjaga dengan baik.

Namun dia meyayangkan, ada pihak yang diindikasikan berencana melakukan aksi unjuk rasa di markas TNI dengan memanfaatkan insiden pengrusakan Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur beberapa waktu lalu.

Padahal, kata pendiri sekaligus Sekjen Komunitas Rumah Jokowi ini, peristiwa tersebut sudah ditangani sesuai hukum yang berlaku di masing-masing institusi, yakni TNI-Polri.

"Kami sebagai pihak yang peduli terhadap TNI-Polri mengimbau agar seluruh rakyat Indonsia menghormati kerja mereka. Dua institusi ini jangan dibentur-benturkan dong," tukasnya.

"Serahkan penyelesaian segala permasalahan yang mengaitkan TNI-Polri kepada aturan yang telah mereka miliki sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Jangan campuri yang justru dapat menimbulkan kekisruhan. Selama ini TNI-Polri telah membuktikan profesionalismenya dalam mengabdi kepada bangsa dan negara," tambahnya.

Pendiri Rumah Indonesia Satu ini juga mengingatkan agar jangan ada pihak yang mempolitisasi hubungan TNI-Polri hanya untuk kepentingan golongan atau segelintir orang. Menurutnya, jika soliditas TNI-Polri terjaga dengan baik maka negara akan aman dan rakyat tenteram.

"Kami menyayangkan adanya rencana aksi dari elemen tertentu yang berencana mendemo TNI. Kami sebagai masyarakat yang peduli terhadap kesolidan TNI-Polri siap membela," tegas Omar.

"Bagi kami adalah harga mati dan tidak ada kompromi kepada pihak-pihak yang ingin mengganggu soliditas kedua institusi ini. Mereka ingin merongrong kewibawaan dan independensi TNI-Polri," pungkasnya.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak