alexametrics

Sinergi TNI-Polri Mampu Jaga Stabilitas Keamanan Selama 2018

loading...
Sinergi TNI-Polri Mampu Jaga Stabilitas Keamanan Selama 2018
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, beberapa waktu lalu. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Sinergi TNI dengan Polri dinilai berhasil membuat situasi keamanan nasional dan regional tetap kondusif sepanjang tahun 2018.

Beberapa demo besar yang terjadi di Tanah Air berlangsung aman dan dapat diantisipasi dengan baik oleh kedua institusi tersebut. Bencana alam yang terjadi di beberapa daerah dinilai juga ditangani dengan baik oleh TNI membantu pemerintah daerah setempat.

"Secara internal, TNI telah mencapai level profesional yang dicanangkan oleh Presiden untuk menjaga kedaulatan NKRI dengan penngkatan organisasi di wilayah Timur Indonesia, seperti Koarmada III, Koopsau III, Pasmar III dan Divisi 3 Kostrad," kata pengamat intelijen dan militer, Susaningtyas NH Kertopati dalam keterangan tertulisnya kepada SINDOnews, Jumat (21/12/2018).



Beberapa program modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista), kata dia, juga tercapai tepat waktu, seperti kedatangan kapal selam baru dan skuadron tempur.

Secara regional, lanjut perempuan yang biasa disapa Nuning ini, TNI sukses menggelar berbagai operasi bersama dengan militer negara tetangga. Patroli terkoordinasi dilaksanakan di beberapa wilayah perbatasan maritim.

"Gejolak Laut Cina Selatan juga berhasil diantisipasi TNI melalui diplomasi pertahanan," ujarnya.

Menurut dia, TNI juga berhasil menjabarkan pilar kelima poros maritim dunia sebagai bentuk pertahanan maritim di Laut Natuna Utara mengantisipasi skenario terburuk pecahnya konflik Laut Cina Selatan.

"Harapan ke depan adalah konsentrasi TNI mengawal pesta demokrasi Pemilu 2019 dengan aman, damai dan netral. Banyaknya purnawirawan TNI yang berafiliasi kepada Parpol tertentu hendaknya tidak mempengaruhi pejabat TNI yang masih aktif," tutur mantan anggota Komisi I DPR ini.

Dia juga mengingatkan TNI untuk menyelesaikan isu separatisme di Papua dengan mekanisme peraturan internasional sebagaimana diatur oleh Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

Dia mencontohkan penanganan separatisme di Catalunya, Spanyol yang diselesaikan secara cepat dan senyap oleh militer negara terebut.

"Isu separatisme di Catalunya diselesaikan dengan cepat dan senyap oleh militer Spanyol. Bahkan Uni Eropa juga secara tegas membantu pemerintah Spanyol membasmi sparatisme Catalunya," katanya.
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak