alexametrics

PAN Sebut Usul Debat Capres Soal Korupsi Orba Tak Objektif

loading...
PAN Sebut Usul Debat Capres Soal Korupsi Orba Tak Objektif
Sekjen DPP PAN, Edy Soeparno menganggap usulan agar masalah korupsi di zaman Orba masuk materi debat Capres-Cawapres 2019 dianggap tak tepat dan objektif. Foto/Ilustrasi/SINDOphoto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Sekjen DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Edy Soeparno menganggap usulan agar masalah korupsi di zaman Orde Baru (Orba) masuk dalam materi debat Capres-Cawapres 2019 dianggap tidak tepat dan objektif.

Edy menganggap, usulan yang dilontarkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) seolah tidak ada topik pembahasan debat capres sehingga harus memaksakan topik yang tidak masuk dalam debat pada Pilpres 2014.  

"Jika agenda debat capres memasukkan pembahasan seputar permasalahan di masa Orba, mengapa tidak pencapaian zaman Orba juga dibahas, misalnya: pertumbuhan industri di kisaran 11-12% dengan pertumbuhannya saat ini di kisaran 4% saja," ujar Edy Jumat (7/12/2018).

Edy berharap, semua pihak obyektif dalam mengusulkan tema debat capres. Sebab masalah pemberantasan korupsi yang dibutuhkan saat ini tentang bagaimana komitmen dan strategi masing-masing paslon bukan mendebat rezim-rezim sebelumnya.

Edy yang juga Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga S Uno mengaku tidak paham cara berfikir PSI sebagai partai baru. Menurutnya, sejak menolak perda syariah, partai tersebut dianggap tidak memahami sistem politik dan ketatanegaraan yang berlaku di Indonesia.

Bagi Edy, urusan materi debat capres pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada yang kompeten dan diberikan mandat untuk menyusun hal tersebut. Menurutnya, sebagai parpol yang telah duduk di DPR telah bersepakat untuk mendedikasikan waktu yang terbatas ini untuk memenangkan pemilu dan pilpres.

"Sebaiknya parpol baru yang akan berjuang untuk masuk DPR melakukan hal yang sama dan mengurangi pernyataan yang justru akan mengikis basis konstituennya," tandasnya.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak