alexametrics

Komnas HAM Sebut Pembantaian Pekerja di Papua Tindakan Brutal

loading...
Komnas HAM Sebut Pembantaian Pekerja di Papua Tindakan Brutal
Komnas HAM mengecam tindakan brutal dan tidak manusiawi yang telah mengakibatkan kematian pada peristiwa penembakan yang menewaskan 30-an orang di Papua. Foto/SINDOnews/Raka Dwi Novianto
A+ A-
JAKARTA - Komnas HAM mengecam tindakan brutal dan tidak manusiawi yang telah mengakibatkan kematian pada peristiwa penembakan yang menewaskan 30-an orang di Kabupaten Nduga, Papua. Menurut Komnas HAM tindakan-tindakan seperti itu tidak bisa ditolerir.

Untuk itu Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik, dalam peristiwa ini menyebut, pihaknya perlu mengamati perkembangan penanganannya dalam kerangka perlindungan dan pemenuhan Hak Asasi Manusia.

"Sebab, jika peristiwa pembunuhan tidak manusiawi di Nduga itu ditangani tidak secara tepat dan baik, maka akan mudah berkembang menjadi permasalahan Hak Asasi Manusia di kemudian hari," ujar Taufan dalam jumpa pers di Kantor Komnas HAM, Rabu (5/12/2018).



Taufan juga meminta aparat penegak hukum sesegera mungkin bisa menindak dan menangkap para pelaku sesuai dengan aturan yang berlaku dan prinsip-prinsip hak asasi manusia.

Selain itu, pihaknya meminta pemerintah untuk memastikan tersedianya perlindungan, menanggung seluruh biaya pemulihan fisik maupun nonfisik mereka bagi para korban dan saksi kunci yang selamat.

"Kami juga meminta pemerintah untuk meningkatkan upaya-upaya pencegahan, dengan melibatkan berbagai elemen (pemeritah daerah dan masyarakat) agar peristiwa yang same tidak terulang kembali," jelasnya.

Taufan bersama dengan Komnas HAM juga turut menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada semua keluarga korban penembakan Kabupaten Nduga, Provinsi Papua.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak