alexametrics

Kenakan Rompi Oranye, Hakim PN Jaksel Bungkam

loading...
Kenakan Rompi Oranye, Hakim PN Jaksel Bungkam
Tampak hakim PN Jakarta Selatan yang menjadi tersangka suap mengenakan rompi orange saat keluar KPK. SINDOnews/Raka
A+ A-
JAKARTA - Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Iswahyu Widodo memilih bungkam saat keluar dari gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan menggunakan rompi oranye. Iswahyu menjadi tersangka atas dugaan suap terkait dengan putusan perkara perdata di PN Jakarta Selatan Tahun 2018.

Dari pantauan Sindonews.com, Iswahyu keluar dari gedung KPK dengan mengenakan jaket oranye sekitar pukul 01.16 WIB, Kamis 29 November 2018, dini hari. Dirinya memilih bungkam saat ditanyai para pewarta. Hal yang sama juga terjadi pada ketiga tersangka kasus suap ini.

Hakim PN Jakarta Selatan Irwan keluar pada pukul 00.07 WIB, lalu Advokat Arif Fitrawan keluar pada 00.24 WIB, dan Panitera Penggati PN Jakarta Timur Muhammad Ramadhan keluar pada 00.55 WIB. Dan ketiganya kompak memilih diam saat dimintai keterangannya terkait kasus ini.



Diduga penerimaan uang atau hadiah itu ditujukan kepada majelis hakim yang menangani perkara perdata no 262/Pdt.G/2018/PN Jaksel yang disidangkan di PN Jaksel tahun 2018.

Sebagai pihak penerima, Iswahyudi, Irwan dan Ramadhan disangkakan melanggar pasal 12 huruf c dan/atau pasal 11 UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 juncto Pasal ke 5 ayat (1) ke 1 KUHP.

Sebagai pihak yang diduga memberi, Arif dan Martin disangkakan melanggar Pasal 6 ayat (1) dan/atau pasal 13 UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 juncto Pasal ke 5 ayat (1) ke 1 KUHP.
(nag)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak