alexametrics

PAN: Bahasa Jokowi Akhir-akhir Ini Aneh, Sontoloyo dan Genderuwo

loading...
PAN: Bahasa Jokowi Akhir-akhir Ini Aneh, Sontoloyo dan Genderuwo
Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN Drajad Wibowo mengaku heran dengan Presiden Jokowi yang belakangan ini memunculkan istilah baru di dunia perpolitikan. Foto/SINDOphoto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Drajad Wibowo mengaku heran dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang belakangan ini memunculkan istilah baru di dunia perpolitikan.

Diketahui, setelah politik sontoloyo pada Oktober lalu, baru-baru ini Presiden Jokowi menyebut istilah politik Genderuwo.

"Saya heran kok Pak Jokowi akhir-akhir ini bahasanya menjadi aneh. Abis Sontoloyo, Genderuwo, habis ini apalagi Pak Jokowi," kata Drajad Wibowo di Media Center Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (9/11/2018).

Menurut Drajad, apa yang dilakukan Presiden Jokowi tersebut tidak produktif. "Jadi saya ingin mengajak Pak Jokowi dan timnya, hayuk kita debat secara substantif daripada dengan istilah-istilah yang aneh-aneh seperti itu," ujar Drajad Wibowo.

Dirinya pun berpendapat, apa yang diungkapkan Prabowo Subianto mengenai sejumlah persoalan bangsa, bukan bermaksud menakut-nakuti rakyat. Menurut dia, apa yang diungkapkan Prabowo Subianto selama ini merupakan fakta.

"Begini lho, faktanya mobil ini lampunya desainnya enggak bagus, lampunya enggak bagus, remnya rusak, ya masa kita membohongi rakyat dengan mengatakan remnya bagus," ujarnya.

Dia melanjutkan, rakyat berhak tahu tentang persoalan bangsa yang diungkapkan Prabowo Subianto. "Ketika ini kita mengatakan ini remnya rusak, ini lho anunya enggak bagus, itu bukan menakut-nakuti," pungkasnya.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak