alexametrics

Kebijakan Ekonomi Prabowo-Sandi Akan Dijelaskan ke Media Asing

loading...
Kebijakan Ekonomi Prabowo-Sandi Akan Dijelaskan ke Media Asing
Calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Kebijakan ekonomi yang akan diambil Prabowo Subianto-Sandiaga Uno jika menjadi calon presiden-calon wakil presiden (capres-cawapres) akan dijelaskan kepada media asing, di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya Nomor 35, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (9/11/2018).

Tim Ekonomi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menilai banyak media asing yang belum mengetahuinya.

"Selama ini, media asing banyak yang belum tahu secara benar apa saja kebijakan ekonomi Prabowo-Sandi. Ini sangat penting agar mereka mendapat informasi dari sumber yang benar," kata Direktur Hubungan Internasional Prabowo-Sandi, Irawan Ronodipuro dalam keterangan tertulisnya, Jumat (9/11/2018).

Pemaparan itu akan dilakukan dalam pertemuan antara tim ekonomi BPN Prabowo-Sandi dengan sejumlah jurnalis media asing.

"Masih banyak media asing dan diplomat yang keliru atau menerima informasi tidak benar soal kebijakan ekonomi Prabowo-Sandi," katanya.

Adapun yang bakal menjadi narasumber dari BPN Prabowo-Sandi adalah Mantan Menteri Kemaritiman Rizal Ramli, Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Drajad Wibowo dan Direktur Hubungan Internasional Prabowo-Sandi, Irawan Ronodipuro.

"Tujuan pertemuan kali ini adalah untuk menggarisbawahi kebijakan ekspor-impor, dan posisi Prabowo-Sandi dalam hal perdagangan dan perjanjian internasional untuk menjadikan Indonesia adil dan makmur," tutur Irawan.

Diundang pula sejumlah diplomat negara sahabat untuk menghadiri acara tersebut. Strategi ekonomi pasangan Prabowo-Sandi dalam menghadapi perang dagang antara China dan Amerika Serikat yang saat ini sedang terjadi pun juga akan dijelaskan.

"Strategi utamanya tentu kepentingan ekonomi nasional. Prabowo-Sandi akan memperkuat kondisi ekonomi domestik untuk menghadapi efek samping perang dagang, dan memperjuangkan kebijakan perjanjian internasional dan investasi asing yang adil. Detailnya nanti disampaikan," katanya.
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak