alexametrics

Jokowi Ungkap Politik Genderuwo, Kubu Prabowo: Kami Kerjo Legowo

loading...
Jokowi Ungkap Politik Genderuwo, Kubu Prabowo: Kami Kerjo Legowo
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Faldo Maldini. Foto/Twitter
A+ A-
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap adanya politikus yang menebar ketakutan kepada masyarakat untuk memunculkan kondisi ketidakpastian. Dia menyebutnya dengan istilah politik genderuwo.

Pernyataan itu disampaikan Jokowi saat acara penyerahan 3.000 sertifikat tanah untuk warga Tegal dan sekitarnya, di GOR Tri Sanja, Tegal, Jawa Tengah, Jumat (9/11/2018) pagi. (Baca juga: Jokowi Sebut Banyak Politikus Mainkan Politik Genderuwo)



Kubu pasangan calon presiden-calon wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno merasa ucapan Jokowi tidak dialamatkan kepada mereka.

"Tidak cocok politik genderuwo dituduhkan ke pendukung kami, saya kira tidak lah. Kami ini politik kerjo legowo (kerja-ikhlas)," kata Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Faldo Maldini kepada wartawan, Jumat (9/11/2018).

Dia menjelaskan cawapres Sandiaga Uno sejak lama mengusung tagline empat as, yakni kerja keras, ikhlas, cerdas, tuntas.

"Nah itu, politik kerjo legowo itu kerja ikhlas sudah dari dulu dikampanyekan cawapres kami kemana-mana," ujar Wakil Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Selain itu, kata dia, Sandiaga sering menyebarkan semangat positif itu ke berbagai kampus selama ini.

"Dia ceritakan bagaimana dia membangun usahanya sampai punya karyawan puluhan ribu orang," paparnya.

Menurut dia, Sandiaga Uno bisa menjadi contoh anak muda saat ini. "Daripada kita bahas genderuwo, lebih baik kita fokus caranya buat mendorong anak bangsa berkontribusi lewat kerjo legowo. Banyak lapangan kerja baru, banyak yang bisa melamar calon pasangannya dengan pede (percaya diri)," ungkapnya.
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak