alexametrics

Kakek Dianugerahi Gelar Pahlawan, Ini Kenangan Anies Baswedan

loading...
Kakek Dianugerahi Gelar Pahlawan, Ini Kenangan Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto/Dok. SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengapresiasi langkah pemerintah yang menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada kakeknya, Abdurrahman Baswedan.

Anies bercerita, proses penganugerahan ini dimulai pada 2010. Nama Abdurrahman Baswedan saat itu diusulkan pertama kali dari Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Karena memang almarhum akhir hayatnya menghabiskan waktu di Yogya," kata Anies di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/11/2018).

Sebagai cucu yang tinggal serumah dengan kakeknya, mulai bayi sampai SMA, kenangan tentang Abdurrahman melekat kuat di ingatan Anies. Salah satunya tentang surat-surat yang dikirim Abdurrahman ke sejumlah redaksi media massa.

Sebagai seorang wartawan, Anies menyebut kakeknya aktif menulis kolom. Setiap hari, seumur hidup. "Saya waktu itu bagian mengantarkan ke kantor pos. Ketika SD saya bagian mengetik kalau beliau mendiktekan," kenang Anies.

Ada satu kenangan unik saat Anies bertugas mengetik kolom yang didiktekan kakeknya. Setiap Anies mengetikkan kolom, di ujung surat Abdurrahman selalu mengatakan, 'surat ini saya diktekan pada cucu saya Anies'.

Anies mengaku bangga sekali mendapat tugas mengetik. Kemudian hari, dia baru tahu, bahwa itu cara sang kakek memberitahu penerima kalau salah-salah ketik yang bikin adalah cucunya. "Itu diplomasi yang halus. Membuat yang satu sisi senang, sisi lain tahu," kata Anies.









(Baca juga: Enam Tokoh Dianugerahi Gelar Pahlawan, Termasuk Kakek Anies Baswedan)





halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak