alexametrics

Jubir Jokowi-Ma'ruf: HAM di Era Jokowi Terjaga dengan Baik

loading...
Jubir Jokowi-Maruf: HAM di Era Jokowi Terjaga dengan Baik
Juru Bicara TKN Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin, Arya Sinulingga berpendapat di era Jokowi hak petani, buruh, nelayan dan hak lainnya dihargai melalui kebijakan dan program yang berpihak kepada mereka. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Banyak prestasi yang bisa dibanggakan oleh pemerintah namun penanganan pelanggaran HAM era Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih menuai kritik. Bahkan, sejumlah organisasi HAM masih memberikan 'raport merah' terhadap pemerintahan yang berusia empat tahun tersebut.

Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin, Arya Sinulingga berpendapat sebaliknya. Menurutnya, di era Jokowi hak petani, buruh, nelayan dan hak lainnya dihargai melalui kebijakan dan program yang berpihak kepada mereka.

"Kemudian hak atas akses terhadap tanah makin baik, hak akses terhadap ekonomi makin baik. HAM itu kan gitu, jadi komunal, justru komunal kolektif bangsa ini semakin terjaga HAM-nya jamannya Pak Jokowi. Hak ekonomi, hak hidupnya, semuanya terjaga," ujar Arya di Rumah Cemara, Menteng, Jakarta, Selasa (23/10/2018).

Menurut Politikus Partai Perindo itu, terkait penanganan pelanggaran HAM berat di masa lalu semua masih terus berproses. Sebab, lanjut dia sejumlah kasus HAM menyangkut ranah hukum, maka pemerintah tidak bisa mengintervensi.

Di samping itu, Arya mengaku tak khawatir bahwa penanganan pelanggaran HAM oleh pemerintah akan menggerus elektabilitas Jokowi-Ma'ruf. Sebab, Jokowi membuktikan hal tersebut dengan keberpihakannya kepada petani, buruh, nelayan hingga kaum difabel yang dianggapnya juga bagian dari perhatian terhadap HAM.

Karenanya, Arya setuju penilaian Komnas HAM yang menyebut penanganan HAM era Jokowi nol dianggap berlebihan. "Ada itulah ranahnya judikatif, bukan ranahnya eksekutif gitu yang kadang-kadang sudah dilimpahkan pada di sana judikatif ya silakan didorong juga teman-teman judikatifnya. Enggak mungkin kita yang dorong, nanti dibilang kita mencampuri lagi. Intervensi gitu," pungkasnya.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak