alexametrics

Kemkominfo Sebut Media Mainstream Berperan Penting Berantas Hoaks

loading...
Kemkominfo Sebut Media Mainstream Berperan Penting Berantas Hoaks
Media mainstream justru harus menjadi acuan rujukan utama jika terjadi masalah atau kemungkinan adanya hoaks atau berita bohong. Foto/Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A+ A-
JAKARTA - Plt Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemkominfo), Ferdinandus Setu mengatakan, media sosial (Medsos) akan berlalu seiring dengan bertambahnya waktu.

Karena salah satu alasannya, kata Ferdinandus, media mainstream atau media cetak, tv, radio dan elektronik masih akan bertahan karena dalam konstelasi demokrasi, media mainstream adalah pilar demokrasi ke empat.

"Artinya betapa pentingnya media ini dalam tatanan demokrasi kita hari-hari ini, bahwa zaman ini media sosial tumbuh begitu pesat, bahkan kadang mengalahkan media mainstream. Tapi kita pastikan medsos akan berlalu," ujar Ferdinandus dalam diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (19/10/2018).

Ferdinandus menjelaskan, media mainstream justru harus menjadi acuan rujukan utama jika terjadi masalah atau kemungkinan adanya hoaks atau berita bohong.

"Peran media adalah menyampaikan informasi dari Kementerian Kominfo, ketika ada kabar dikatakan hoaks, media mainstream haruslah menjadi yang terdepan menyampaikan kepada publik bahwa itu adalah hoaks," jelasnya.

Oleh karena itu, dirinya berharap pada masa kampanye untuk pemilu 2019 ini, media mainstream dapat menjadi rujukan membantu masyarakat. "Jadi media mainstream fungsinya menjadi rujukan kalau sebuah informasi itu hoaks atau fakta," tuturnya.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak