alexametrics

Dahnil: Prabowo Anti Pura-pura dan Tak Mau Sok Milenial

loading...
Dahnil: Prabowo Anti Pura-pura dan Tak Mau Sok Milenial
Calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto memberikan paparannya saat acara bedah buku Paradoks Indonesia di Jakarta, Sabtu 22 September 2018. Foto/SINDOnews/Eko Purwanto
A+ A-
JAKARTA - Koordinator Juru Bicara Koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkap karakter Prabowo Subianto yang dinilainya sebagai sosok terbuka dan tidak suka berpura-pura.



Dahnil mengaku telah berdiskusi tentang banyak hal dengan mantan Danjen Kopassus itu.

"Saya belum lama kenal dengan Pak Prabowo, stigma-stigma buruk tentang beliau yang diproduksi ketika momentum politik datang, semuanya saya diskusikan dan tanyakan ke beliau, dan beliau sangat terbuka. Kesimpulan saya, beliau senang dengan keterbukaan dan anti keberpura-puraan," tulis Dahnil melalui akun Twitternya, @Dahnilanzar, Jumat (19/10/2018).

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah ini mengakui berdiskusi dengan Prabowo mengasyikkan karena banyak mendapatkan pengetahuan.

"Kenapa? Karena beliau pelahap berbagai judul buku. Jadi kalau lo bukan penikmat buku, hanya akan berhenti jadi pendengar tanpa mampu berdebat dengan beliau, dan sejatinya beliau senang dengan anak-anak muda pembaca," cuit Dahnil.

Dia juga menyinggung tentang adanya pendapat yang menuduh Prabowo sosok yang otoriter dan militeristik ala Orde Baru.

"Tengok orang-orang di sekitarnya, isinya adalah anak-anak muda pro-demokrasi yang menjadi partner diskusi dan bergerak," katanya.

Dia kembali menegaskan Prabowo bukan sosok yang tidak senang berpura-pura dan tidak pandai pencitraan.

"Jadi diminta ikut sok-sok milenial, beliau tak akan mau, Prabowo adalah Prabowo dengan baju cokelat empat kantongnya dengan pidato yang berapi-api. Namun, kaya empati dan simpati. Membuka jalan bagi para milenials," kicaunya.
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak