alexametrics

4 Tahun Berkuasa, PDIP Klaim Jokowi Sukses Jalankan Program Nawacita

loading...
4 Tahun Berkuasa, PDIP Klaim Jokowi Sukses Jalankan Program Nawacita
Politikus PDIP, Eva Kusuma Sundari menyebutkan bahwa selama pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) selama empat tahun ini telah sukses dengan program nawacita. Foto?SINDOnews/Raka Dwi
A+ A-
JAKARTA - Politikus PDIP, Eva Kusuma Sundari menyebutkan bahwa selama pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) selama empat tahun ini telah sukses dengan program nawacita. Dimana pada nawacita Jokowi meletakkan manusia pada titik pusat atau disebut people center development.

"Itu sudah diwujudkan melalui angka-angka yang sudah diverifikasi, misalkan berupa basic needs yang terpenuhi dan tanggung jawab negara untuk memenuhi basic needs itu juga terpenuhi," ujarnya di Diskusi Voxpol Center dengan tema 4 Tahun Jokowi 'Catatan Sukses dan Pekerjaan Tersisa, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (18/10/2018).

"Misalkan dengan berbagai program untuk masyarakat miskin, BPJS tadi keanggotaannya 197 juta sekian lalu kemudian PIP maupun KIS covering upnya luar biasa," sambungnya.

Selain itu kata Eva, selama empat tahun ini dalam pembangunan infrastruktur mendatangkan kepuasan tertinggi di masyarakat. "(Masyarakat) paling puas dengan infrastruktur karena kemudah-kemudahan berjalan dan dampaknya investment grade kita naik sehingga memudian capital inflow kita naik, tingkat kepercayaan masyarakat naik," jelasnya.

Dengan konsistennya pembangunan infrastruktur, Anggota Komisi XI DPR ini mengharapkan, Indonesia dapat berperan penting pada masa industrialisasi infrastruktur dapat berperan penting. Sebab tambahnya syarat untuk menjadi negara industri harus memiliki infrastruktur dan energi.

"Itu sudah dilakukan oleh Pak Jokowi dan Pak Jokowi butuh satu periode lagi. Jadi harapan saya kalau Pak Jokowi dimenangkan untuk melengkapi apa yang sudah dimulai dan dibuktikan periode awal," tutupnya.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak