alexametrics

Politikus PDIP Ini Heran dengan Pernyataan Prabowo

loading...
Politikus PDIP Ini Heran dengan Pernyataan Prabowo
Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat rapat kerja nasional Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Jakarta Timur, Kamis (11/10/2018). Foto/SINDOnews/Dok
A+ A-
JAKARTA - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat rapat kerja nasional Lembaga Dakwah
Islam Indonesia (LDII) di Jakarta Timur, Kamis (11/10/2018). Menyebut istilah 'ekonomi

kebodohan' karena mengklaim jutaan hektare tanah dikuasai swasta.



Selain itu dirinya mengkritik pemerintahan kenapa tidak berani mengatakan, bagi bangsa Indonesia, 'Indonesia First, Make Indonesia Great Again'.

Menanggapi itu politisi PDIP Budiman Sudjatmiko merasa heran dengan perkataan yang dilontarkan Prabowo. Menurutnya Prabowo aneh, karena pemerintah Indonesia sedang menatap optimis bisa memimpin di revolusi industri ke-4.

"Saat Indonesia ingin memacu kecerdasan alami, kecerdasan buatan bangsa Indonesia berbasis big data, malah Pak Prabowo bicara soal kebodohan. Terus yang mau dibuat Indonesia jadi besar itu apa? Kalau kemudian narasinya narasi mengkerdilkan diri tapi menginginkan Indonesia great again," kata Budiman dalam diskusi dikawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (12/10/2018).

Menurut Budiman, pemerintahan dibawah kepemimpinan Jokowi ingin maju. Sehingga narasi yang sedang dibangun adalah narasi kecerdasan buatan big data, blok C neurosains dan lainnnya itu yang mulai dikerjakan pemerintahan sekarang dan tidak ada jalan lain.

"Karena kalau berhenti ditabrak juga dari belakang. Mau mundur, ini anda bayangkan anda ingin masuk stadion berdesak desakan dengan pintu yang sempit terus anda memilih berdiri
saja ditabrak dari belakang nekat lagi kalau anda ingin mutar balik arah ditabrak lagi sama
orang dibelakang terus diinjak injak," jelas Budiman.

"Nah saya pikir Pak Prabowo sebaiknya tidak mengajak kita berhenti di tengah rombongan yang
akan arus revolusi industri keemaat itu apalagi mengajak kita kembali ke belakang. Saya
kira apa yang bicara kalau semua dikerdilkan," tutupnya.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak