alexametrics

Pancasila, Pedoman untuk Gapai Prestasi Bangsa

loading...
Pancasila, Pedoman untuk Gapai Prestasi Bangsa
Praktisi dan akademisi hukum Suhardi Somomoeljono. Foto/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Pancasila tidak hanya menjadi ideologi terbaik bagi Indonesia dengan kebinekaannya, tapi juga sebagai landasan bangsa untuk meraih kejayaan dan kemakmuran.

Pancasila dinilai juga bisa menjadi penuntun masyarakat untuk menggapai prestasi bangsa yang membanggakan.



“Ideologi Pancasila sebagai landasan berbangsa dan bernegara dapat melindungi dan mengayomi kepentingan seluruh warga negara Indonesia dalam menjalankan kehidupan sehari-hari dengan semangat saling menghormati dan gotong royong dalam suasana kekeluargaan,” kata praktisi dan akademisi hukum Suhardi Somomoeljono di Jakarta, Selasa 2 Oktober 2018.

Menurut dia, Pancasila juga melindungi seluruh agama yang hidup dan berkembang di Indonesia. Indonesia sebagai negara sehingga dapat menghantarkan Indonesia sebagai negara  besar yang berjaya, adil, makmur, dan berprestasi

Berdasarkan hal tersebut, sambung Suhardi, bila Pancasila ditegakkan dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, Indonesia akan berjaya sebagai sebuah negara adil dan makmur.

Indonesia dikatakannya juga akan kebal menghadapi berbagai ancaman yang bisa memecah belah bangsa seperti intoleransi, radikalisme, dan terorisme.

Menurut dia, terbukti sejak merdeka 1945, Indonesia dengan Pancasila masih tetap kokoh sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Suhardi mengakui akhir-akhir ini Indonesia banyak meghadapi "serangan" ideologi asing yang bertujuan akan mengganti Pancasila. 

“Secara hukum keberadaan Pancasila sebagai ideologi negara sejak Indonesia merdeka sudah final. Dalam perspektif hukum positif di Indonesia tidak dimungkinkan adanya Ideologi lain selain Pancasila. Upaya mengganti Ideologi negara Pancasila dengan cara apa pun dilarang dan dapat dikualifikasi sebagai bentuk perbuatan melawan hukum,” tuturnya.

Untuk itu, kata Suhardi, peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2018 dijadikan momentum untuk kembali menguatkan pemahaman dan pengalaman Pancasila dalam kehidupan nyata bangsa Indonesia.

Apalagi secara historis, Pancasila telah didukung oleh fakta sejarah bahwa rakyat Indonesia bersama TNI/Polri selalu berjuang untuk mempertahankan keberadaannya sebagai ideologi bangsa.

“Jadi siapa pun yang mencoba akan menghancurkan Pancasila, tentu akan berhadapan dengan  rakyat Indonesia,” katanya.
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak