alexametrics

Soal Sel Mewah Dinilai karena Lemah Pengawasan dan Mental Aparat

loading...
Soal Sel Mewah Dinilai karena Lemah Pengawasan dan Mental Aparat
Kemenkumham dinilai harus segera melakukan evaluasi dan audit secara menyeluruh. Foto/Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A+ A-
JAKARTA - Kemenkumham dinilai harus segera melakukan evaluasi dan audit secara menyeluruh. Pasalnya, adanya sel mewah narapidana kasus korupsi e-KTP Setya Novanto karena lemahnya pengawasan.

"Itu masalahnya, ini soal lemahnya pengawasan dan juga mental aparat lapas yang buruk,” kata Pakar hukum pidana dari Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Chairul Huda dihubungi wartawan, kemarin.

Adapun mewahnya sel tahanan Setya Novanto atau akrab disapa Setnov itu terungkap setelah Ombudsman melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di Lapas Sukamiskin, Kamis 13 September 2018.



Huda berpendapat, sistem yang tidak berjalan berdasarkan standar operasional prosedur (SOP) berlaku membuat pintu kamar masing-masing napi tidak digembok oleh petugas dari luar.

Sehingga hal tersebut membuat para penghuni leluasa keluar masuk kamar. Bahkan, mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin dipergoki Ombudsman sedang nongkrong di kamar sel Setnov.

"Tentu tidak akan terjadi kalau sistem dan aparat lapas berfungsi sebagaimana mestinya,” kata penasihat ahli Kapolri itu.

Maka itu, dia menyarankan agar dilakukan audit secara menyeluruh di lingkungan Kemenkumham untuk mencegah hal serupa terjadi. "Solusinya harus diaudit, rebuild system, dan personal reform," pungkasnya.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak