alexametrics

Tanggapan PDIP Soal PBNU Dianggap 'Main Dua Kaki'

loading...
Tanggapan PDIP Soal PBNU Dianggap Main Dua Kaki
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Foto/Dok/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Kehadiran pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga S Uno menemui pimpinan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dianggap ormas Islam terbesar di Indoneis telah bermain 'dua kaki'. Terlebih, Ketua PBNU, KH. Said Aqil Siradj telah menyiapkan kartu anggota NU atau Kartanu kepada Prabowo.

Menanggapi hal ini, Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengganggap NU adalah rumah bersama. Menurutnya, Presiden Jokowi sendiri selalu menempatkan NU sebagai tradisi kesejarahan Islam di Nusantara bersama Muhammadiyah.

"Jadi silaturahim yang dilakukan oleh kiai Aqil Siradj sebagai ketua PBNU adalah wajar memang seperti itu, apalagi NU kembali pada Khitohnya 1926," ujar Hasto di Rumah Cemara, Menteng, Jakarta, Sabtu (18/8/2018).

Hasto enggan menjawab secara lugas apakah NU akan bulat mendukung Jokowi pada Pilpres 2019 mendatang. Menurutnya, pergerakan dukungan bisa dilihat dari sistem pengorganisasian di mana segmen pemilih NU adalah segmen pengorganisasian.

"Kiai Ma'ruf Amin sebagai rais aam beliau yang dihormati, tentu saja sosok tokoh bangsa memberikan dukungan. Kita lihat NU sebagai organisasi kita hormati, tapi ketika NU sebagai Nahdliyin tentu saja prefensi sebagai rais am sering disebut," kata Sekretaris Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin.
(pur)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak