alexametrics

Sambil Menangis, Rachmawati Sebut 2018 Tahun Menyerempet Bahaya

loading...
Sambil Menangis, Rachmawati Sebut 2018 Tahun Menyerempet Bahaya
Racmawati saat pidato upacara HUT RI, di Universitas Bung Karno, Jakarta Pusat, Jumat (17/8/2018). Foto/Raka Dwi Novianto/SINDOnews/Dok
A+ A-
JAKARTA - Rachmawati Soekarnoputri mengungkapkan bahwa pada tahun 2018 sekarang ini merupakan tahun menyerempet bahaya, sesuai dengan perkataan Soekarno yaitu Vivere Pericoloso, pada tahun 1964.

"Tahun kita menyerempet bahaya, seperti yang dikatan Bung Karno pada tahun 1964," kata Racmawati dalam pidato upacara HUT RI ke-73, di Universitas Bung Karno, Jakarta Pusat, Jumat (17/8/2018).

Racmawati menjelaskan terkait hal tersebut, bahwa pada saat yang bersamaan di Hari Kemerdekaan pada tahun 2018 juga memasuki tahun politik.



"Pada tahun ini sangat kebetulan sekali perayaan HUT RI bertepatan dengan tahun politik. Karena pada pada tahun 2019 akan dilaksanakan suksesi pemilihan umum," jelasnya.

Untuk itu putri ketida dari presiden Soekarno ini menegaskan agar seluruh masyarakat Indoneia
agar jeli dalam memilih pemimpin.

"Untuk itu saya ingatkan, saya tegaskan kepada seluruh rakyat Indonesia, jangan salah memilih pemimpin. Harus pilih pemimpin yang mengetahui persis amanah penderitaan rakyat," ucapnya.

Di akhir pidatonya, Racmawati menyampaikan bahwa hingga saat ini perjuangan reformasi masih belum selesai.

"Kita memang belum hidup dalam terangnya sinarnya bulan purnama kita masih hidup di dalam mas panca roba tapi tetaplah bersemangat dalam Garuda karena reformasi belum selesai," ucapnya sambil menangis.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak