alexametrics

Spesifikasi Medium Tank Pindad Hasil Karya Anak Bangsa

loading...
Spesifikasi Medium Tank Pindad Hasil Karya Anak Bangsa
PT Pindad Persero meluncurkan produk baru alat utama sistem persenjataan (alutsista) berupa medium tank. Foto/SINDOnews/Dok
A+ A-
JAKARTA - PT Pindad Persero meluncurkan produk baru alat utama sistem persenjataan (alutsista) berupa medium tank. Kehadiran medium tank yang merupakan hasil karya anak bangsa ini menjadi bukti kemampuan industri pertahanan dalam negeri untuk menghasilkan produk inovatif berteknologi tinggi dalam mendukung kemandirian alutsista guna menjaga kedaulatan NKRI.

"Sebagai persembahan Hari Kemerdekaan ke-73, Pindad menghadirkan medium tank yang telah melalui serangkaian uji, dan masih akan menjalani uji berikutnya sebelum nantinya siap diproduksi secara massal untuk melengkapi jajaran kendaraan tempur karya anak bangsa," ujar Direktur Bisnis Produk Hankam PT Pindad, Widjajanto, Jumat (17/8/2018).

Menurut dia, ‎Pindad telah menyelesaikan proses pengembangan medium tank mulai dari proses desain sampai dengan prototyping yang dibangun di Indonesia.

"Desain medium tank dibuat sesuai dengan kriteria kebutuhan dari pengguna, didasarkan pada strategi pertempuran modern, di mana kemudahan mobilisasi dari medium tank ini menjadi salah satu keunggulan di samping kemampuannya sendiri," katanya.



‎Dia menyebutkan, medium tank telah melalui serangkaian uji sertifikasi dengan Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Darat (Dislitbangad). Di antaranya, uji ketahanan atas ledak ranjau dengan hasil yang memuaskan pada 12 dan 14 Juli 2018.

"Untuk uji dimensi dan perlengkapan, uji track band yang meliputi uji lintas jalan miring 30%, uji rintangan tegak 0,6 m, uji rintangan balok sejajar, uji rintangan tanggul, uji melintas tanjakan 45 dan 60%, serta uji hand brake tanjakan 45 & 60%," katanya.

(Baca juga: Pasarkan Medium Tank, Pindad Ikut Lelang di Filipina dan Bangladesh)

Selain itu uji daya gerak, meliputi uji odo meter, uji kecepatan aman, uji kecepatan maksimum, uji tanjakan 60% dengan jarak 1,6 km dan  Uji tanjakan 30-45% dengan jarak 4 km di Sarangan, uji cepat rendah kecepatan 5 km/jam dengan jarak 10 km.

Uji lintas pasir terurai, uji lintas bukit berpasir bersemak dan uji lampu tempur di Ambal, Kebumen serta uji ketahanan kendaraan 3x24 jam dan uji off road di Subang. Medium tank juga telah melakukan uji daya gerak atau mobilitas pada 7-16 Agustus 2018.

Kata Widjajanto, uji ini bertujuan untuk mengetahui performa mobilitas kemampuan medium tank dalam kondisi baik, memenuhi persyaratan dan spesifikasi desain. Rangkaian uji ini merupakan kegiatan sertifikasi yang dilaksanakan oleh Dislitbangad.  

‎"Hasil uji sangat memuaskan, memenuhi persyaratan dan spesifikasi yang dipunyai oleh TNI AD untuk melengkapi Kemampuan unjuk kerja teknis dari medium tank. Selanjutnya akan dilakukan uji daya gempur pada 27-30 Agustus 2018. Setelah Rangkaian Uji ini selesai, diharapkan Medium Tank ini secepatnya bisa mengisi kebutuhan TNI akan alutsista yang modern," ucapnya.

Dia menambahkan, medium tank merupakan program panjang dalam membangun penguasaan teknologi menuju kemandirian alutsista dalam negeri. Medium tank termasuk pada 7 pengembangan strategis pemerintah untuk meningkatkan kemampuan BUMNIS agar dapat bersaing dengan industri pertahanan luar negeri.

Melalui program kerja sama pengembangan medium tank ini, Pindad sudah mendapatkan pengetahuan, pengalaman, dan referensi standar internasional mengenai pengembangan tank.
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak