alexametrics

Laporan Langsung SINDOnews dari Mekkah

Heatstroke Terus Bayangi Jamaah Indonesia

loading...
Heatstroke Terus Bayangi Jamaah Indonesia
Dokter Rizal Novianto, personel P3JH memeriksa nenek Warni, jamaah yang terkena heatstroke ketika melaksanakan tawaf di Masjidilharam, Senin (13/8/2018). Foto/SIDNOnews/Sudarsono
A+ A-
MEKKAH - Heatstroke terus membayangi jamaah haji Indonesia. Terutama bagi mereka yang sudah berusia lanjut. Salah satunya menimpa Warni (90).

Jamaah asal kloter 86 SOC ini begitu tiba di Mekkah ini hanya punya sedikit waktu istirahat sebelum melaksanakan umrah wajib. Dua jam setelah meletakkan akomodasi di penginapan, rombongan segera menuju Masjidilharam untuk melakukan umrah wajib.

Tak pelak, tanpa bekal yang cukup dan di tengah teriknya siang hari di Mekkah, nenek yang sudah renta dan berisiko tinggi (risti) ini pingsan. Dia pingsan saat melakukan tawaf 7 putaran mengelilingi Kakbah.

Beruntung dr M Rizal Novianto, petugas Pertolongan Pertama Pada Jamaah Haji(P3JH) menemukannya di tepi area tawaf dalam keadaan setengah sadar.



Setelah melakukan pertolongan pertama dengan rehidrasi, dr Rizal segera berkoordinasi dengan petugas kesehatan Arab Saudi untuk mengevakuasi jamaah ke klinik Masjidilharam yang berada di pintu King Fahad.

"Setelah mendapatkan perawatan selama kurang lebih 1 jam, alhamdulillah kondisi ibu mulai sadar dan membaik," kata dokter Rizal di Masjidilharam, Mekkah, Arab Saudi, Senin (13/8/2018).

Melihat kondisi jamaah, dr Rizal memutuskan untuk mengawal ibu asal Banjarnegara ini menyelesaikan rangkaian ibadah umrah wajibnya dengan kursi roda sambil memantau kesehatan jamaah.

"Teriknya cuaca Mekkah menjadi faktor pencetus heatstroke, dan ditambah usia ibu ini yang masuk risiko tinggi mempercepat terjadinya Heat Stroke," katanya.

Untuk itu Rizal mengimbau kepada jamaah bergelang kuning untuk mampu mengukur kemampuan diri dalam melaksanakan seluruh prosesi haji. Keluarga dan petugas kloter harapannya ikut membantu mengawasi jamaah dengan baik.

"Air untuk minum maupun disemprot, harus disiapkan seluruh jamaah saat puncak haji di Arafah nanti," demikian penjelasan Rizal.
(pur)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak