alexametrics

Bupati Jayapura: Pemerintah Harus Lindungi Wilayah Adat

loading...
Bupati Jayapura: Pemerintah Harus Lindungi Wilayah Adat
Bupati Jayapura Mathius Awoitauw (ketiga dari kiri) bersama Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) saat merayakan Hari Masyarakat Adat Sedunia di Jakarta, Kamis (9/8/2018).
A+ A-
JAKARTA - Pemerintah Kabupaten Jayapura, Papua,  konsisten melindungi masyarakat dan wilayah adat. Menurut Bupati Jayapura Mathius Awoitauw saat menghadiri perayaan Hari Masyarakat Adat Sedunia, di Jakarta, Kamis (9/8/2018), mengatakan pihaknya  selalu berupaya memperhatikan masyarakat dan wilayah adat. 

“Sebagai wilayah yang banyak memiliki masyarakat dan wilayah adat, Kami mendorong pemerintah di bawah untuk mengelola kampung adat. Ini bisa jadi obyek wisata khusus yang unik,” kata Bupati Mathius. 



Pemkab Jayapura mendorong agar pemerintahan desa dikelola secara adat, baik secara sistem sosial, pembagian  tugas dalam struktur sosial, pemetaan wilayah adat dan lain-lain. 

“Di Jayapura, klan masyarakat adat rata-rata terdiri dari  lima kepala suku. Maka apabila dibuat kelompok tani atau apa kelompok sosial apa pun berdasarkan marga atau klan itu,” papar Mathius.

Sekretaris Jendral Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Rukka Sombolinggi, yang menginisiasi perayaan Hari Masyarakat Adat Sedunia di Jakarta, meminta semua pihak untuk turut membantu mempertahankan dan melindungi wilayah adat karena termasuk fondasi utama kemandirian dan kedaulatan pangan suatu bangsa.

 

“Selama ini wilayah adat (tanah, hutan, dan laut) menjadi sumber pangan bagi masyarakat adat dan juga masyarakat di suatu daerah,“  kata Rukka.
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak