alexametrics

Berbagi Kebahagiaan kepada Sesama lewat Tanaman Hidroponik

loading...
Berbagi Kebahagiaan kepada Sesama lewat Tanaman Hidroponik
Berbagi Kebahagiaan kepada Sesama lewat Tanaman Hidroponik
A+ A-
Bercocok tanam kini lebih menyenangkan; tanpa cangkul, bertemu cacing, atau kepanasan karena kerap dilakukan di bawah terik matahari. Ya, melalui metode hidroponik atau menanam dengan media air, siapa pun kini bisa menjadi petani. Adalah Ronny Tanumihardja, founderSmart Hydroponic, yang be la kang an rajin menyosialisasikan metode hidroponik kepada masyarakat.

Ronny menebar rasa bahagia dengan mengajak orang lain melihat proses tum buhnya tanaman berupa sayuran, buah, juga tanaman hias. Impian besar Ronny ialah terwujudnya kemandirian pangan di Indonesia. Bila satu rumah memiliki satu tanaman hidroponik, berarti satu keluarga sudah bisa memenuhi kebutuhan sayur mereka.

Tentu mereka tidak perlu khawatir jika harga sayuran tiba-tiba melonjak karena musim hujan atau harga cabai yang meroket. Hanya, misi terdekatnya adalah menjadikan hidroponik sebagai sarana pengisi waktu yang membahagiakan dan ilmu yang dapat dikembangkan menjadi bisnis, terutama oleh mereka yang nyaris putus masa depan, seperti mantan pencandu narkoba dan narapidana.



Ronny memang memiliki gerakan untuk mengajak siapa pun berbagi dengan mereka yang pernah terjerumus narkoba. Kebahagiaan seperti apa yang ingin dibagikan lelaki 54 tahun ini melalui hidroponik? Lalu, apa saja manfaat dan kemudahan bertani melalui hidroponik? Inilah perbincangan KORAN SINDO dengan lelaki yang berprofesi sebagai arsitek itu.

Apa manfaat yang didapat jika kita bercocok tanam dengan cara hidroponik?

Hidroponik itu menggabungkan hobi dan benefit, sangat menyenangkan dan bermanfaat. Selain untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, hidroponik juga bisa menambah penghasilan. Bisa dibayangkan, yang suka pedas kalau ingin makan tinggal petik cabai tanpa harus ke warung. Sangat memudahkan.

Kemandirian atau ketahanan pangan bisa dicapai dari bertani dengan hidroponik. Masyarakat dapat man diri, dimulai dari rumah tangga dengan menyediakan kebutuhan makanannya sendiri. Dalam skala luas, jika hidroponik sudah dilakukan menyebar oleh masyarakat, Indonesia tidak akan ketergantungan pada impor.

Memang sangat disayangkan kalau Indonesia yang konon memiliki tanah subur dan wilayah yang luas harus mengimpor kebutuhan buah atau sayurannya. Pasar tradisional saja sudah jual buah impor. Hal ini terjadi karena pemerintah masih kurang serius memperhatikan pertanian.

Serius untuk tahu perkembangan pertanian sudah sejauh apa agar hasil pertanian kita tidak kalah dengan negara lain yang sudah menerapkan berbagai macam teknologi pertanian dan bertani secara pintar. Selain itu, hidroponik memung kinkan semua jenis sayuran dan buah ditanam di semua daerah.
halaman ke-1 dari 4
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak