alexametrics

Selain Kalapas, KPK Juga Amankan Artis Inneke dan Suaminya Fahmi

loading...
Selain Kalapas, KPK Juga Amankan Artis Inneke dan Suaminya Fahmi
KPK Amankan artis Inneke Koesherawati dan suami, Terpidana kasus korupsi proyek satelit monitoring di Bakamla Fahmi Darmawansyah. Foto/Dok/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Selain menangkap Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, Wahid Husen, Tim KPK juga mengamankan artis Inneke Koesherawati dan suami Fahmi serta beberapa orang lainnya. Mereka terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) Tim Satgas Penindakan KPK pada Jumat (20/7/2018) malam.

Inneke Koesherawati ditangkap bersama lima orang lainnya. Mereka adalah Kalapas Sukamiskin Wahid Husen, terpidana kasus korupsi proyek satelit monitoring di Bakamla, Fahmi Darmawansyah, Hendri (sopir), Andri (Napi Tipikor tamping Fahmmi), dan Dian Anggraini. "Ya Inneke juga diamankan," tutur sumber di KPK, Sabtu (21/7/2018).

Saat ini, Inneke Koesherawati dan suaminya serta beberapa orang lainnya tengah berada dalam pemeriksaan KPK. "IK masih diperiksa," tutur sumber tersebut.

Inneke Koesherawati, kata sumber tersebut, diduga turut mengetahui adanya OTT yang dilakukan KPK terhadap Fahmi suaminya."Dia diduga sebagai pemberi," ungkap sumber tersebut.

(Baca juga: KPK OTT Kalapas Sukamiskin Terkait Kasus Suap Para Napi)Terkait OTT ini, Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif telah membenarkannya. Namun, dia belum bersedia mengungkap nama-nama pihak yang turut serta diamankan dan terkait kasus apa, sehingga Kalapas Sukamiskin dan beberapa pihak lain diamankan anggotanya.

“Setelah kami kroscek dan ada bukti awal, maka sekitar 6 orang diamankan, termasuk pimpinan Lapas dan pihak swasta,” kata Laode di Jakarta, Sabtu (21/7/2018).

(Baca juga: Sudah Diingatkan, Kemenkumham Kaget OTT Kalapas Sukamiskin)Setelah OTT Kalapas Sukamiskin, KPK menyegel sel Fuad Amin dan sejumlah lemari dokumen. Sel tahanan Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan juga disegel.

KPK turut mengamankan uang tunai, valas, dan mobil sebagai barang bukti suap. KPK menyebut suap terkait fasilitas para napi korupsi.
(pur)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak