alexametrics

Era Digital, Agum Gumelar: Disiplin Mutlak Dimiliki Anak Bangsa

loading...
Era Digital, Agum Gumelar: Disiplin Mutlak Dimiliki Anak Bangsa
Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar. Foto/Dok/SINDOphoto
A+ A-
DEPOK - Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar memperingatkan mengenai antisipasi perkembangan teknologi terhadap generasi muda. Saat ini, pemakaian media sosial sebagai salah satu bentuk perkembangan teknologi sangat luas di kalangan anak muda, termasuk pelajar.

Anak muda rentang usia 6-22 tahun termasuk siswa SD sampai dengan mahasiswa merupakan kelompok rawan penggunaan teknologi.

"Ini disebabkan kondisi psikologisnya belum stabil, ditambah factor luar yang bisa mempengaruhi karakter mereka. Kemudian wawasan hidup belum luas, mereka juga belum menguasai literasi digital serta belum bisa menimbang dengan benar akibat dari perbuatannya," kata Agum di Depok, Rabu (18/7/2018).

Untuk mencegah dampak negatif, penggunaan teknologi agar tidak mempengaruhi karakter dan tindakan anak-anak maka perlu adanya peranan orang tua. Tak hanya itu, peranan lingkungan dan pemerintah juga diperlukan dalam hal ini.



"Masing-masing perlu mengambil peranan. Peran aktif diperlukan sesuai dengan posisi dan tanggung jawabnya," kata Agum.

Di era globalisasi ini, kata Agum generasi muda harus dibekali dengan tiga hal utama. Yaitu, adanya rasa nasionalisme yang kuat sehingga mereka bisa cinta Tanah Air, semangan kebangsaan, rela berkorban dan kerja keras.

Kedua, masih kata Agum, perlu adanya sumber daya manusia (SDM) yang berdaya saing sehingga mereka mampu memenangkan persaingan antar bangsa di era globalisasi yang serba kompetitif ini. Ketiga adalah ditumbuhkannya sikap disiplin dalam kehidupan sehari-hari.

"Disiplin yang tinggi mutlak dimiliki oleh anak bangsa agar tercipya law abiding citizen dan law abiding society," katanya.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak