alexametrics

Densus 88 Amankan Lagi Satu Terduga Teroris di Sleman

loading...
Densus 88 Amankan Lagi Satu Terduga Teroris di Sleman
Suasana di tempat terduga teroris yang diamankan Densus 88 di Jalan Perumnas Comdongsari, Condongcatur, Depok, Sleman, Rabu (18/7/2018). Foto/SINDOnews/Priyo Setyawan
A+ A-
SLEMAN - Densus 88 Antiteror kembali menangkap satu terduga teroris di Jalan Perumnas, Condongsari, Condongcatur, Depok, Sleman, Rabu (18/7/2018). Terduga teroris yang diamankan Is (50) yang kesehariannya membuka usaha warung ayam bakar di daerah tersebut.

Dari informasi yang dikumpulkan, petugas mendatangi tempat tersebut pada sekitar pukul 13.00 WIB. Dimana saat ada pembeli di warung itu diminta oleh petugas untuk mengosongkannya.

Setelah itu pada pukul 14.30 WIB polisi mensterilkan jalan yang ada di sekitar lokasi, yaitu dengan menutup jalan Perumnas mulai dari utara Selokan Mataram sampai Jalan Pajajaran (Ringroad). Namun untuk penangkapan Is kapan tidak ada yang mengetahuinya. Warga sekitar lokasi hanya melihat ada mobil yang berhenti parkir di tempat itu.

Setelah itu petugas melakukan pengeledahan dalam warung yang juga dijadikan tempat tinggal keluarga Is. Is tinggal bersama istri dan empat anaknya. Untuk pemeriksaan tempat tersebut, petugas meminta RT setempat untuk menjadi saksi.



"Pukul 14.30 saya didatangi petugas ke warung Is," ujar Ketua RT 08/62 Ngropoh, Condongsari, Condoncatur, Depok, Sleman, Yoyok Teguh Prasetyo (50) di lokasi, Rabu (18/7/2018).

Menurut Yoyok, kapan petugas menangkap Is tidak tahu, sebab saat di lokasi Is sudah tidak ada. Dalam pemeriksaan itu, petugas mengamankan beberapa barang bukti, di antaranya pisau kecil, anak panah dan tempat sasaran tembak anak panah.

"Is sudah menjadi warga sini 10 tahun. Ia mengontrak rumah itu. Untuk kehidupan sehari-hari tidak ada yang aneh, tetap mengikuti kegiatan warga," paparnya.

Warga di depan tempat Is, Bayu mengatakan sebelumnya melakukan pengeledahan rumah Is, petugas meminta CCTV di sekitar lokasi untuk dimatikan dan selama pemeriksaan jalan ditutup. Untuk prosesnya sendiri rapi sekitar 30 menit.

"Is merupakan suami ke dua Ibu Tuti. Istri Is awalnya tidak bercadar, memakai cadar baru dua tahunan," jelasnya.

Kapolres Sleman AKBP, M Firman Lukmanul Hakim mengaku untuk masalah tersebut tidak bisa memberikan komentar. Sebab dalam kasus tersebut hanya memback up dan yang menanggani Densus.

Setelah selesai pemeriksaan sekitar pukul 17.00 WIB petugas kembali membuka jalan Perumnas. Untuk kondisi lalu lintas sudah berjalan normal. Termasuk warung ayam goreng Is lampunya juga dinyalakan.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak