KH Najib Suyuthi: Haqqul Yaqin Wajib Hukumnya Dukung Cak Imin

Selasa, 17 Juli 2018 - 16:03 WIB
KH Najib Suyuthi: Haqqul Yaqin Wajib Hukumnya Dukung Cak Imin
KH Najib Suyuthi: Haqqul Yaqin Wajib Hukumnya Dukung Cak Imin
A A A
PATI - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menjadi salah satu tokoh yang digadang-gadang menjadi calon wakil presiden (cawapres) Joko Widodo (Jokowi). Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Raudlatul Ulum Pati, KH M Najib Suyuthi mendukung penuh Cak Imin menjadi cawapres pada Pilpres 2019 mendatang.

“Saya haqqul yaqin, wajib hukumnya mendukung Beliau, Pak Muhaimin Iskandar menjadi wakil presiden,” katanya dengan penuh semangat saat peringatan Haflah HUT ke-69 Ponpes Raudlatul Ulum dan Haul ke-40 Pendiri Ponpes Raudlatul Ulum, KH Suyuthi Abd Qodir yang juga dihadiri oleh Cak Imin di Ponpes Raudlatul Ulum Pati, Selasa (17/6/2018).

Menurut Kiai Najib, saat ini adalah kesempatan terbaik dan tidak boleh disia-siakan oleh Nahdliyin untuk mengusung kader terbaiknya dalam pentas kepemimpinan nasional sebagai the next wapres. “Kata orang bijak kesempatan tidak akan datang dua kali. Saat ini warga Nahdlatul Ulama (NU) harus ikut menata bangsa ini,” ujarnya. (Baca juga: Pilpres 2019, Kriteria Nasionalis-Agamis atau Sipil-Militer )

Kiai Najib tak meragukan kemampuan sang Panglima Santri. Di matanya, Cak Imin bukan hanya sarat pengalaman, namun juga pribadi yang sejuk dan berakhlakul karimah.

“Muhaimin itu sudah saya kenal sejak saya di Jogja. Beliau sangat dihormati, pribadi yang sejuk dan berakhlakuk karimah,” lanjutnya.

Menurutnya, Cak Imin adalah kader muda NU yang kaya pengalaman dan memiliki kepedulian kepada NU. Oleh karena itu ia mengimbau seluruh masyarakat dan warga NU untuk turut serta mendukung dan menyukseskan Cak Imin untuk maju sebagai cawapres.

"Cak Imin adalah kita. Masih muda pula. Ayo kita sama sama dukung dan jadikan. Insya Allah kita tidak dilupakan," ungkapnya.

Menanggapi dukungan ini, Cak Imin yang hadir dalam acara tersebut mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk maju sebagai cawapres. Cak Imin mengaku niatannya untuk menjadi cawapers itu tulus untuk mengurus umat.

"Terima kasih atas kepercayaan kepada saya untuk menjadi calon wakil presiden. Kita tunggu saja istikharah Pak Jokowi. Yang jelas niat kita menjadi wapres itu tulus, ingin mengurus umat supaya sejahtera dan hidup cukup. Supaya pesantren nggak kumuh, lulusannya siap kerja dan percaya diri. Cuma itu kok," katanya.

Dengan berkelakar dan guyonan khas NU, Cak Imin mengaku sudah menyampaikan kepada para bakal cawapres yang akan mendampingi Jokowi.

"Dengar-dengar sudah ada beberapa nama kandidat wapres di kantong pak Jokowi. Begini ya, saya sudah sering sampaikan ke para bacalon wapres bahwa jadi wapres itu berat. Lha, ngurus umat, ngurus NU itu berat. Banyaknya minta ampun. Pesantren saja ada lebih 30.000 jumlahnya. Jadi karena berat, biar saya saja. Kan sudah terbukti. Leres, nggih?" katanya sambil tersenyum lebar.
(poe)
Copyright © 2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
berita/ rendering in 0.5057 seconds (0.1#10.140)