alexametrics

31.610 Peserta Berebut Kursi di Undip

loading...
31.610 Peserta Berebut Kursi di Undip
Sebanyak 31.610 peserta memperebutkan kursi masuk Undip melalui jalur UM. Foto/Taufik Budi
A+ A-
SEMARANG - Universitas Diponegoro (Undip) menyelenggarakan Ujian Mandiri (UM) yang dilaksanakan secara serentak di 21 kota dan kabupaten seluruh Indonesia, Sabtu (14/7/2018). Pelaksanaan UM dibantu oleh para alumni di beberapa kota yang ketempatan sebagai tempat pelaksanaan tes UM.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof Zaenuri, menyampaikan bahwa tahun ini tercatat 31.610 peserta memperebutkan kursi masuk Undip melalui jalur UM. Pada 2017 diikuti 26.186 peserta, dan tahun 2016 tercatat 21.358 peserta yang bersaing memperebutkan kursi melalui jalur UM.



Sebelumnya, Undip juga telah menerima dari jalur SNMPTN sebanyak 2.929 (atau 30% dari kuota total) dan jalur SBMPTN sebanyak 3569 (40% dari kuota total) calon mahasiswa. Sementara kuota untuk jalur UM ini secara nasional ditetapkan maksimal 30% dari kuota total penerimaan mahasiswa tahun 2018.

“Peminat yang mendaftar UM Undip ada kenaikan 28% dibandingkan tahun sebelumnya," terang Prof Zaenuri didampingi Kepala LP2MP, Prof Edy Riyanto.

Selain jalur UM, Undip juga menerima mahasiswa melalui jalur Seleksi Bibit Unggul Berprestasi (SBUB) yang sudah diselenggarakan tiga tahun ini. Sama dengan jalur yang lain, peserta jalur SBUP juga tidak sepi peminat, dan cenderung meningkat tiap tahun.

Prof Zaenuri menerangkan bahwa jalur SBUB untuk menampung calon mahasiswa yang berprestasi (minimal di tingkat provinsi) untuk bidang seni, olahraga maupun saintek, termasuk mereka yang hafiz Alquran.

“Tahun ini kita menerima 119 calon mahasiswa dari 841 peminat yang mendaftar. Kami benar-benar selektif dan tidak asal gegabah menyeleksi mereka di jalur ini,” tuturnya.

Sementara itu, Menteri Riset Tekhnologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) M Nasir yang menyempatkan diri melakukan monitoring UM Undip, memberikan apresiasi atas kepedulian Undip untuk mengakomodasi peserta yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

“Saya memberikan apresiasi pada Undip yang menyelenggarakan UM dengan peserta yang cukup besar dan menyebar seluruh Indonesia. Ini menandakan Undip memperhatikan NKRI, sehingga mereka yang diterima tidak hanya lokal Semarang saja, tapi seluruh kota atau tempat-tempat tes di seluruh Indonesia, sebagai perguruan tinggi pemersatu anak-anak Indonesia yang kuliah ada di sini (Undip),” terangnya. 
(rhs)
preload video
BERITA TERKAIT
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak