alexametrics

Diduga Mengetahui Aliran Dana E-KTP, Eks Menpan dan RB Diperiksa KPK

loading...
Diduga Mengetahui Aliran Dana E-KTP, Eks Menpan dan RB Diperiksa KPK
Mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tahun 2004-2009, Taufiq Effendi, usai menjalani pemeriksaan KPK. Foto/Dok/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tahun 2004-2009, Taufiq Effendi memenuhi undangan KPK sebagai saksi dalam kasus korupsi pengadaan kartu tanda penduduk berbasis elektronik (e-KTP).

Taufiq dimintai keterangan selama kurang lebih 2 jam. Usai diperiksa Taufiq mengaku tidak pernah berhubungan dengan kedua tersangka Irvanto Hendra Pambudi (IHP) dan Made Oka Masagung (MOM).



"Ditanya kenal apa nggak. Saya bilang nggak kenal. saya tidak pernah berhubungan dengan dua nama itu," kata Taufiq di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (3/7/2018)

Mengenai aliran dana proyek e-KTP yang merugikan negara Rp 2,3 triliun, dia mengaku tidak mengetahui mengenai aliran dana dari proyek tersebut. "Kebetulan saat itu saya ditugaskan untuk ASN. Jadi, bidang yang berbeda," ujar Taufiq.

Selain Taufiq, anggota DPR dari fraksi partai Demokrat, Mulyadi juga hadir pagi ini di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (3/7).

Juru bicara KPK, Febri Diansyah menyebut Taufiq dan Mulyadi diperiksa sebagai saksi dalam TPK Pengadaan Paket Penerapan Kartu Tanda Penduduk Berbasis Nomor Induk Kependudukan Secara Nasional (KTP Elektronik) untuk tersangka IHP dan MOM.

"Terhadap Taufik Effendi dikonfirmasi tentang aliran dana yang sebelumnya telah diurai di persidangan terhadap terdakwa lain,"jelasnya.

"Sedangkan terhadap Mulyadi yang termasuk saksi baru di kasus e-KTP ini diklarifikasi terkait pertemuan dan relasi dengan anggota DPR lain dari fraksi demokrat dan pengetahuannya tentang aliran dana terkait e-KTP," tambahnya.
(pur)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak