alexametrics

Mantan Ketum PAN Jamu Para Tokoh di Majelis Reboan

loading...
Mantan Ketum PAN Jamu Para Tokoh di Majelis Reboan
Soetrisno Bachir memberi sambutan pada acara Majelis Reboan di Jalan Golf 1, Simprug Kebayoran, Jakarta, Rabu (27/6/2018). Foto/Raka Dwi Novianto
A+ A-
JAKARTA - Mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Soetrisno Bachir menjadi tuan rumah sekaligus menjamu para tokoh dalam acara diskusi Majelis Reboan, Rabu (27/6/2018).

Soetrisno mengakui forum dialog semacam Majelis Reboan patut didukung. Sebab dalam diskusi itu para tokoh-tokoh yang ahli di bidangnya berkumpul dan bertukar pikiran.



“Semoga forum diskusi semacam ini dapat terus eksis karena harapan kita semua, Majelis Reboan ini tempat yang cair yang akan memberikan solusi terhadap bangsa kita," kata Soetrisno dalam sambutannya di Jalan Golf 1, Simprug Kebayoran, Jakarta, Rabu (27/6/2018).

Soetrisno mengungkapkan para pemikir bangsa seperti Gus Dur, Cak Nur dan lainnya pernah membuat forum semacam ini. Mereka membuat Majelis Reboan dan ikut mewarnai kehidupan kebangsaan dan keumatan di Indonesia.

"Setelah mereka tiada, maka Pak Jimly Asshidiqie ingin menghidupkan lagi Majelis Reboan. Majelis yang non politik, yang berlintas pada agama maupun ormas atau partai dan pada saat diskusi kita menanggalkan itu semua," tambahnya.

Dalam sejarahnya, sebagai guru bangsa, Gus Dur dan Cak Nur sudah lama saling kenal. Keduanya saling asah gagasan dalam forum yang diberi nama Majelis Reboan. Sebuah forum yang lahir sebagai bentuk arus sungai kecil yang membutuhkan saluran untuk mengalir alamiah.

"Selain Gus Dur dan Cak Nur, Majelis Reboan juga mengumpulkan para tokoh lintas agama dan kaum intelektual. Mereka semua berkumpul dan menamakan diri sebagai teman sealiran, sepemikiran dan seide," ujarnya.Diskusi Majelis Reboan kali ini mengambil tema khilafah dalam konteks keindonesiaan. Sebelumnya Majelis Reboan dilaksanakan di kediaman Menko PMK, Puan Maharani.

Turut hadir dalam acara ini Ketua ICMI Jimly Asshiddiqie, Wakil Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Arif Budimanta, tokoh Islam Liberal Indonesia Ulil Absar Abdallah, pakar politik Bachtiar Effendi serta para sejumlah tokoh lainnya.
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak