alexametrics

Densus 88 Tangkap Seorang Eks Napi Terorisme di Karanganyar

loading...
Densus 88 Tangkap Seorang Eks Napi Terorisme di Karanganyar
Suasana penggeledahan di rumah yang ditinggali JK di Dusun Serangan RT 1 RW 2 Desa Blulukan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (14/6) malam. Foto/SINDOnews/ARY Wahyu Wibowo
A+ A-
KARANGANYAR- - Mantan narapidana kasus terorisme JK alias Z alias SM kembali dibekuk Densus 88 Antiteror, Kamis (14/6/2018) malam. Penangkapan pria yang menumpang di rumah mertuanya di Dusun Serangan RT 1 RW 2 Desa Blulukan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah itu diwarnai suara letusan yang diduga bunyi tembakan. Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti terkait kasus apa hingga yang bersangkutan kembali ditangkap polisi.

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber di lokasi kejadian, penangkapan JK di malam takbiran berlangsung sekitar pukul 19.30 WIB. Penangkapan dilakukan di sebuah jalan di sebelah barat rumah JK. Saat berjalan sekitar 50 meter dari rumahnya untuk belanja, polisi berpakaian preman menyergap.

“Saya sempat mendengar suara letusan, saya kira suara mercon dan saya keluar,” ungkap Ratijo,60, salah satu warga setempat, Kamis (14/6/2018) malam.

Saat itu, dirinya mengira ada yang kena petasan karena ada seseorang dalam kondisi dibekuk. Terlebih suara letusan kembang api juga terdengar bersahut-sahutan. Ketika dilihat lebih dekat, orang itu adalah JK. Dirinya baru menyadari ketika salah satu orang yang membekuk mengatakan jika mereka adalah polisi.

Salah seorang yang membawa pistol itu juga meminta warga untuk menjauh. Dalam penangkapan itu, juga diwarnai protes dari salah satu keluarga JK dan sempat ada adu mulut. JK sendiri sebelumnya pernah ditangkap Densus 88 tahun 2011 lalu terkait kasus jaringan teroris Cirebon.

Pria beranak satu ini sudah terlihat di rumah sekitar satu tahun terakhir. Sebelum penangkapan, warga melihat sejumlah orang asing nampak di sekitar lokasi.

Selama ini, JK tidak terlalu akrab dengan warga, baik sebelum ditangkap dalam kasus pertama maupun setelah bebas. Sementara setelah penangkapan, polisi lalu melakukan penggeledahan di rumah JK.

Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto juga nampak di lokasi saat penggeledahan berlangsung. Namun Kapolres sama sekali tidak memberikan statemen terkait penangkapan itu meski wartawan telah melontarkan pertanyaaan.

Ketua RT 1 RW 2 Dusun Serangan Hartono juga enggan memberikan statemen panjang terkait penangkapan maupun penggeledahan di wilayahnya yang selesai sekitar pukul 22.30 WIB. Dia hanya membenarkan jika JK yang ditangkap adalah warganya.

“Sekarang sudah punya KK (kartu keluarga) di sini, dulu dari Cirebon,” ungkap Hartono. Dia juga membenarkan jika yang bersangkutan pernah ditangkap polisi. “Sudah itu aja ya,” ucapnya.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak