alexametrics

Tetapkan Lebaran 15 Juni, Ini Pesan Muhammadiyah untuk Umat Islam

loading...
Tetapkan Lebaran 15 Juni, Ini Pesan Muhammadiyah untuk Umat Islam
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir. Foto/SINDOnews/Eko Purwanto
A+ A-
JAKARTA - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah jatuh pada Jumat 15 Juni 2018.

"Berdasarkan Wujudul hilal, ijtimak jelang Syawal 1439 H terjadi pada Kamis 14 Juni 2018," tulis siaran pers PP Muhammadiyah yang ditandatangani Ketua Umum Haedar Nashir tertanggal 12 Juni 2018.

Muhammadiyah mengingatkan umat Islam untuk melaksanakan ibadah sesuai sunnah Nabi Muhammad, yakni membayar zakat fitrah, memperbanyak membaca takbir, dan menunaikan sahalat Idul Fitri.

"Diutamakan mengumandangkan takbir di masjid atau musala dengan pengeras suara yang bagus sebagai syiar Islam dengan tetap memperhatikan kenyamanan lingkungan dan menghormati masyarakat yang berbeda-beda keyakinan," kata Haedar.

Muhammadiyah juga mengimbau kepada masyarakat yang melakukan takbir keliling untuk mematuhi aturan lalu lintas, menjaga ketertiban umum, dan berkoordinasi dengan kepolisian dan aparatur pemerintah.

Umat Muslim juga diingatkan untuk menjadikan puasa dan ibadah Ramadan serta Idul Fitri sebagai wahana untuk semakin meningkatkan kualitas iman dan takwa, memperbanyak amal selah, memperluas ilmu pengetahuan serta mengmbangkan sikap dan tindakan mulia.

"Baik elite maupun warga diajak untuk menampilkan keteladanan yang baik atau uswah hasanah sehingga kaum muslin di negeri ini menjadi rahmatan lil alamin," tutur Haedar.

Tak hanya itu, Muhammadiyah juga mengingatkan para khatib dan mubalig menyampaikan khutbah yang berisi ajakan agar umat Islam senantiasa melanjutkan amal saleh selama Ramadhan secara lebih baik.

"Para khatib dan mubalig hendaknya tidak menjadikan khutbah dan ceramah sebagai ajang kampanye atau propaganda politik praktisi," kata Haedar.

Dia juga mengingatkan khatib untuk tidak menyampaikan materi khutbah yang berpotensi menimbulkan kontroversi dan disharmoni sosial, politik dan agama, baik intern maupun antarumat beragama.

"Masyarakat hendaknya saling menghormati dan bekerja sama untuk terciptanya suasana ibadah yang tenang, aman, dan tertib," kata Haedar.

Agar pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri berjalan lancar, Muhammadiyah meminta pemerintah dan aparatur keamanan hendaknya membantu, menjaga, dan memfasilitasi  umat Islam agar dapat merayakan ibadah sesuai dengan keyakinan masing-masing.
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak