alexametrics

MUI: Jangan Nodai Malam Takbiran dengan Isu Politik

loading...
MUI: Jangan Nodai Malam Takbiran dengan Isu Politik
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ma'ruf Amin. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengingatkan agar kegiatan takbir keliling pada malam menjelang Hari Raya Idul Fitri tidak disusupi dengan isu-isu berbau politik.

Ketua Umum MUI, KH Ma'ruf Amin mengaku sudah mendengar penjelasan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang sudah memberikan izin mengenai perayaan malam menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah.

"Saya harap untuk dilakukan tertib. Jangan teriak-teriak yang enggak perlu, apalagi menggunakan takbir keliling untuk isu-isu politik, jangan," kata Ma'ruf usai menggelar jumpa pers bertema Tausiyah Idul Fitri 1439 H, di Kantor MUI Pusat, Jakarta (12/6/2018).



Ma'ruf tidak ingin ada konflik atau benturan dalam acara takbir keliling akibat isu politik. "Itu merugikan kita karena menodai suasana takbir," ucapnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengizinkan warga melakukan takbir keliling pada malam menjelang Idul Fitri 1439 Hijriah. Untuk memecah konsentrasi massa, pelaksanaan takbir keliling tidak terpusat di satu lokasi.

Takbir keliling akan dikawal dengan Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
(dam)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak