alexametrics

Ceramah di Mabes AD, Abdul Somad Yakin Kikis Tuduhan Negatif

loading...
Ceramah di Mabes AD, Abdul Somad Yakin Kikis Tuduhan Negatif
Ustaz Abdul Somad memberikan ceramah di Mabes AD di Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (6/6/2018). Foto/KORAN SINDO/Sucipto
A+ A-
JAKARTA - Ustaz Abdul Somad mengapresiasi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Mulyono yang mengundangnya untuk berceramah di Markas Besar Angkata Darat (Mabes) AD, Jakarta, Rabu (6/6/2018).

Menurut ustaz asal Riau ini, apa yang dilakukan KSAD telah memberikan kesejukan yang luar biasa. (Baca juga: KSAD 'Culik' Ustaz Abdul Somad untuk Berceramah di Mabes AD)

Bahkan, kata Somad, undangan berceramah di Mabes AD juga menghilangkan anggapan-anggapan yang tidak baik terhadap dirinya.



"Biasanya saya yang mendatangi pejabat, tapi kali ini saya yang didatangi ke kamar, disambut, diajak berfoto. Kalau foto ini di-share akan menaikkan rating dan menghilangkan tuduha-tuduhan radikal dan anti-NKRI dari orang-orang yang tidak kenal. Tak kenal maka tak sayang," katanya saat berceramah di Mabes TNI AD, Jalan Veteran, Jakarta, Rabu (6/5/2018).

Acara yang berlangsung sejak pukul 17.00 WIB ini dihadiri Wakil KSAD Letjen TNI Tatang Sulaiman, Pangkostrad Letjen TNI Agus Kriswanto dan ribuan prajurit TNI AD dan pegawai negeri sipil Mabes TNI AD.

KSAD Jenderal TNI Mulyono mengungkap strateginya membawa ustaz kondang ini ke Mabes AD. "Ustadz Abdul Somad ini jadwalnya padat dan tidak ada jadwal untuk kita. Alhamdulillah, dengan strategi dan taktik, tekan dan ulur akhirnya beliau bisa 'diculik' untuk berceramah di sini (Mabes AD)," ujarnya.

Mulyono menjelaskan, Abdul Somad dijadwalkan akan memimpin tarawih di Masjid IPB, Bogor. Namun, masih menyempatkan diri untuk hadir bersama TNI AD. Bahkan pihaknya mengerahkan enam voorijder untuk mengawal Somadsampai tiba di tempat tujuan tepat waktu.
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak