alexametrics

Perangi Terorisme, Polisi Diminta Hindari Kesan Paranoid

loading...
Perangi Terorisme, Polisi Diminta Hindari Kesan Paranoid
Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PKS, Nasir Djamil. Foto/Dok/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Upaya pemerintah khususnya aparat kepolisian untuk memerangi aksi terorisme yang marak belakangan ini harus terus didukung. Namun begitu, upaya tersebut agar tak menimbulkan ketakutan di masyarakat.

Anggota Komisi III DPR, Nasir Djamil meminta agar aparat keamanan tetap dalam koridor profesional, modrern dan terpercaya paskakejadian teror bom di sejumlah tempat di Indonesia.

Maka itu, Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini meminta agar cara-cara yang terkesan paranoid harus dihindarkan. Hal tersebut perlu dilakukan untuk menghindari tindakan sewenang-sewenang petugas di lapangan sekaligus merespon pemberitaan yang beredar terkait dugaan diskriminasi petugas terhadap perempuan bercadar.

"Teroris itu adalah perilaku bukan menunjukkan golongan ataupun agama tertentu. Karena itu aparat polisi jangan melakukan tindakan yang membuat masyarakat saling berhadap-hadapan," ujar Nasir saat dihubungi SINDOnews, Jumat (18/5/2018).

Dikatakannya, memang polisi perlu mengantisipasi dengan orang atau penumpang kendaraan umum yang diduga bagian dari jaringan teroris. Tapi lakukanlah dengan cara elegan dan menjunjung tinggi hak asasi manusia.

"Jangan justru aparat keamanan menimbulkan ketakutan bagi sebagian orang yang punya keyakinan bahwa dia harus menutup bagian tubuhnya dan juga wajahnya," ungkapnya.
(pur)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak