alexametrics

860 Ribu Peserta SBMPTN Perebutkan 135.013 Kursi

loading...
860 Ribu Peserta SBMPTN Perebutkan 135.013 Kursi
SBMPTN akan memperebutkan 135.013 kursi. FOTO/DOK.OKEZONE
A+ A-
JAKARTA - Masa pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) telah ditutup. Ada 860.001 peserta yang akan memperebutkan 135.031 kursi.

Ketua Panitia SNMPTN/SBMPTN 2018 Ravik Karsidi mengatakan, pada penutupan pendaftaran Seleksi Bersama Masuk PTN (SBMPTN) 2018 kemarin telah ada 860.001 peserta. Dia menjelaskan, peminat terbanyak ialah untuk jurusan sosial humaniora (soshum) sebanyak 359.140 peserta, disusul sains teknologi (sainstek) sebanyak 341.209 dan campuran 159.571 peserta. Persaingan antara para lulusan sekolah menengah atas ini akan ketat. Ravik mengungkapkan, SBMPTN akan memperebutkan 135.013 kursi.



Dia menambahkan, panitia menerima pendaftar dari peserta reguler sebanyak 672.816 peserta dan calon mahasiswa beasiswa Bidikmisi 187.185 orang. Sebagian besar peserta akan mengikuti ujian berbasis cetak. Dengan pembagian sebanyak 833.820 peserta ujian tulis dan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sebanyak 26.181 peserta. Akan ada 1.000 peserta yang ujian memakai Android. Ujicoba tes android ini akan dilakukan di kampus Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung.

Jika dilihat dari data tahun lalu, jumlah pendaftar sebanyak 797.738 orang sehingga pada tahun ini bertambah sebanyak 62.262 peserta baru. Rektor Universitas Sebelas Maret Surakarta ini menerangkan, adanya kenaikan peserta ini ada tiga penyebabnya. "Pertama adalah jumlah lulusan SMA dan sederajad tahun ini lebih besar daripada tahun 2017," katanya ketika dihubungi KORAN SINDO.

Ravik menjelaskan, alasan kedua adalah jumlah kampus negeri yang menggunakan nilai SBMPTN sebagai nilai pertimbangan seleksi jalur mandiri atau sebagai pertimbangan jalur mandiri semakin banyak. Jumlah pendaftar juga meningkat, lanjutnya, sebab peserta lulusan tahun 2016 dan 2017 meningkat untuk mengulang pada ajang SBMPTN tahun ini. Diketahui, ujian akan berlangsung mulai 8 Mei dan pengumuman pada 3 juli.

Sementara itu, 15 PTN di wilayah Indonesia bagian barat secara bersama akan membuka pendaftaran Seleksi Mandiri Masuk PTN (SMM-PTN) Indonesia Wilayah barat pada 2 Mei nanti. Jalur ini merupakan kesempatan baik bagi siswa yang tidak lolos SBMPTN untuk kembali menguji nasib di jalur mandiri. Ketua Panitia Pelaksana SMM PTN-Barat Samsul Rizal menjelaskan, ini adalah kali kedua PTN wilayah barat membuka SMM PTN. Dia menjelaskan, kuotanya 30% di PTN masing-masing. Pada tahun lalu, katanya, ada 28.750 pendaftar dan 14.400 peserta telah diterima.

"Kami membuka SMM PTN ini agar mahasiswa yang berada di wilayah barat bisa memilih PTN di mana dia ikut ujian. Misal jika dia memilih (Universitas Andalas, Unand) sebagai pilihan pertama maka dia tesnya di Unand. Baru pilihan keduanya adalah PTN lain juga di wilayah barat. Jika dia tidak lulus di pilihan pertama dia akan masuk di PTN pilihan kedua," katanya.
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak