alexametrics

Jokowi Termasuk Muslim Paling Berpengaruh di Dunia, Ini Harapan Moeldoko

loading...
Jokowi Termasuk Muslim Paling Berpengaruh di Dunia, Ini Harapan Moeldoko
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. FOTO/DOK.SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Lembaga survei The Muslim 500 kembali menempatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai salah satu muslim paling berpengaruh di dunia. Dia berada di urutan ke-16 dari total 500 muslim paling berpengaruh.

Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengatakan, terpilihnya nama Jokowi sebagai salah satu muslim paling berpengaruh di dunia lantaran kerap memperjuangkan berbagai kepentingan umat Islam. "Hari Santri Nasional, sekarang ada Bank Wakaf Mikro, semuanya itu ditujukan untuk kesejahteraan pesantren," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (16/4/2018).

Moeldoko menjelaskan, kebijakan membentuk Bank Wakaf Mikro juga dilakukan Kepala Negara untuk memastikan tercukupinya kebutuhan batiniah dari para santri di Indonesia. Menurut dia, kebijakan pemerintah yang memikirkan umat Islam menjadi indikator kembali terpilihnya Presiden Jokowi sebagai salah satu muslim berpengaruh di dunia lantaran diterima di kalangan muslim dengan baik. "Jadi, memang betul beliau (Presiden Jokowi) telah memperjuangkan berbagai kepentingan umat muslim," imbuhnya.

Dia berharap hasil survei The Muslim dapat menyudahi kritik dari kelompok-kelompok yang selalu berpikiran miring terhadap Presiden Jokowi yang dituding tidak pro terhadap umat Islam Indonesia. "Jadi, kalau ada sebagian kecil yang menyuarakan bahwa Presiden selalu miring dalam konteks itu menurut saya perlu disudahilah. Enggak perlu lagi dieksploitasi dan seterusnya," tandasnya.



Sebelum itu, The Muslim 500 telah merilis tokoh-tokoh muslim berpengaruh di dunia, dan Jokowi menempati peringkat ke-16. The Muslim 500 menempatkan sosok-sosok muslim berpengaruh dari berbagai kategori, mulai ilmuwan, politik, hubungan agama, ulama, filantropi, bisnis, sains, budaya, media, dan lain-lain.

Muslim 500 yang digelar The Royal Islamic Strategic Studies Centre dan berbasis di Amman, Yordania itu mendefinisikan berpengaruh sebagai orang yang memiliki kekuatan baik budaya, ideologi, keuangan, politik, maupun yang mampu membawa dampak signifikan di dunia muslim. Sosok yang berpengaruh itu diambil sesuai wilayah geografis seperti Timur Tengah dan Afrika Utara, Afrika, Asia, Eropa, Oseania, Amerika Utara, dan Amerika Selatan.

Dalam sambutannya, Contributing Editor The Muslim 500 Tarek Elgawhary mengungkapkan bahwa Muslim 500 mampu menjadi alat yang berharga baik orang luar atau pun orang dalam di dunia muslim. "Muslim 500 mampu memberikan pandangan tren pengaruh di dunia muslim, tren di mana di masa lalu kerap salah, dan hanya beberapa dianggap benar," katanya.

Dalam Muslim 500 kali ini, untuk Woman of the Year jatuh ke tangan Nawal al-Soufi. Perempuan kelahiran Maroko yang dibesarkan di Catania, Italia itu banyak membantu para migran yang mengungsi ke Italia. Sementara Man of the Year Muslim 500 adalah Sadiq Khan. Dia adalah anak imigran Pakistan yang terpilih sebagai wali kota London pada Mei 2016 dalam usia 46 tahun. Bukan hanya sebagai wali kota muslim pertama di London, kampanyenya pun sukses meraih 57% suara.
(amm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak