alexametrics

Jawa Timur Provinsi Tertinggi Siswanya Diterima di SNMPTN 2018

loading...
Jawa Timur Provinsi Tertinggi Siswanya Diterima di SNMPTN 2018
Ketua Panitia SNMPTN/SBMPTN 2018 Ravik Karsidi mengatakan Jawa Timur merupakan provinsi yang tertinggi siswa yang diterima di SNMPTN 2018 dengan 14.518 siswa. Foto/Ist
A+ A-
JAKARTA - Ketua Panitia SNMPTN/SBMPTN 2018 Ravik Karsidi mengatakan Jawa Timur merupakan provinsi yang tertinggi siswa yang diterima di Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2018 dengan 14.518 siswa.

"Disusul Jawa Barat (11.519), Jawa Tengah (9.204) Sumatera Utara (8.079) dan Aceh (5.282)," ujarnya di Kantor Kemenristek Dikti, Jakarta, Selasa (17/4/2018).

Sementara jika dilihat dari perguruan tinggi negeri (PTN) maka Universitas Brawijaya termasuk yang favorit dengan menerima 3.341 siswa, Universitas Haluoleo sebanyak 3.046 siswa, Universitas Diponegoro sebanyak 2.929 siswa, Universitas Pendidikan Indonesia sebanyak 2.563 dan Universitas Negeri Padang sebanyak 2.476 siswa.

Ravik menuturkan, bagi peserta yang lulus dari Bidikmisi selain dilakukan verifikasi data akademik maka PTN tujuan akan melakukan verifikasi data ekonomi ke alamat tinggal peserta. Dia melanjutkan, bagi peserta yang telah mendaftar Bidikmisi tetapi belum diterima SNMPTN dan mau mendaftar SBMPTN maka yang bersangkutan dibebaskan dari biaya pendaftaran.

Rektor Universitas Negeri Sebelas Maret Solo ini juga mengimbau kepada peserta yang tidak diterima melalui jalur SNMPTN apabila akan mendaftar SBMPTN agar sesegera mungkin mendaftarkan diri dengan mengikuti proses yang telah ditetapkan. "Dengan melakukan pendaftaran secara lebih cepat akan lebih memudahkan dan memperlancar proses pendaftaran," jelasnya.

Dilihat dari data bahwa peserta SNMPTN banyak yang memilih jurusan tehnik informatika, ilmu komputer dan farmasi, Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemenristek Dikti, Intan Ahmad berpendapat, banyaknya peserta yang memilih jurusan tehnik informatika ada kaitannya dengan Revolusi Industri 4.0. "Mereka melihat masa depan yang lebih baik dengan memilih jurusan itu," terangnya.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak