Prabowo-Puan atau Prabowo-AHY Sama-Sama Tak Ada Jaminan Menang

Selasa, 11 Agustus 2020 - 08:00 WIB
loading...
Prabowo-Puan atau Prabowo-AHY Sama-Sama Tak Ada Jaminan Menang
Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah menilai, simulasi Prabowo-Puan atau Prabowo-AHY sama-sama tidak ada jaminan menang Pilpres 2024. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dalam sepekan kemarin terdapat peristiwa politik yang kemudian dihubungkan dengan kontestasi politik 2024. Di antaranya pertemuan antara Ketua DPR yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Kongres Luar Biasa Partai Gerindra yang mengundang Presiden Jokowi serta Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnopurti untuk memberikan sambutan dalam KLB tersebut.

Selain itu, ada peristiwa politik juga menunjukkan AHY memposting foto bersama Menhan, Prabowo Subianto yang dipercaya kembali memimpin Partai Gerindra. Netizen pun mulai 'menjodoh-jodohkan' kans Prabowo-AHY di 2024. Lalu siapa yang memiliki kans lebih antara Prabowo-Puan atau Prabowo-AHY?

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah menilai, jika melihat kekuatan politik hari ini, secara elektoral maka kans Prabowo-Puan cukup terbuka. Meski tak menjamin simulasi Prabowo-Puan atau dengan AHY bisa menang.(Baca juga: AHY Posting Foto Bareng Prabowo, Netizen Sebut Pasangan Ideal 2024 )

"Jika melihat kondisi hari ini, lebih mungkin Prabowo-Puan, meskipun itu tidak menjamin kemenangan walau Puan dari parpol pemenang Pemilu," kata Dedi saat dihubungi SINDOnews, Selasa (11/8/2020).

Sementara itu, lanjut Dedi, jika simulasinya Prabowo-AHY akan tumpang tindih dengan identitas keduanya yang sama-sama punya jejak militer dan membaca kekalahan Prabowo yang beruntun.

Dedi menganggap, Pilpres 2024 masih sangat jauh dan semua kemungkinan bisa terjadi. Terlebih, ada banyak kepala daerah yang sudah memiliki investasi politik di mata masyarakat, dengan ukuran kinerja yang telah mereka lakukan di daerahnya. Sehingga, hal ini juga harus dicermati partai politik.

"Diperlukan sosok pendamping (bakal calon presiden) yang benar-benar mapan dalam elektabilitas serta dukungan koalisi," katanya.(Baca juga: Gerindra dan PDIP Kembali Mesra, Spekulasi Koalisi di 2024 Dinilai Cukup Logis )
(abd)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.0945 seconds (10.101#12.26)