alexametrics

Gus Rommy: Proses Hukum Tak Boleh Tersandera Agenda Politik

loading...
Gus Rommy: Proses Hukum Tak Boleh Tersandera Agenda Politik
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy (Gus Rommy) menegaskan proses penegakan hukum tidak boleh tersandera oleh agenda politik apapun. Foto/SINDOphoto/Eko Purwanto
A+ A-
JAKARTA - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy (Gus Rommy) menegaskan proses penegakan hukum tidak boleh tersandera oleh agenda politik apapun. Hal itu menanggapi permintaan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunda proses hukum calon kepala daerah yang terindikasi melakukan korupsi.

"Memang ini dilematis ya. Pada satu sisi, kemarin Pak Ketua KPK (Agus Rahardjo) sudah menyampaikan hal yang relatif sensasional ya. Karena sudah mengungkapkan lebih dahulu di tengah pertarungan yang masih berjalan," katanya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/3/2018).

Pernyataan Ketua KPK Agus Rahardjo dimaksud yakni yang menyebut ada 34 calon kepala daerah terindikasi kuat terlibat tindak pidana korupsi. Sebanyak 90% dari jumlah itu dipastikan menjadi tersangka.

"Kemudian yang kedua, kita juga khawatir bahwa ketika kemudian nanti, yang kira-kira akan tersangka itu menang, dengan kemungkinan aneka lobi yang dilakukan, kemudian batal tersangka, apalagi secara spesifik telah disebutkan 34," ujarnya.

Rommy khawatir proses penegakkan hukum di Indonesia akan terganggu. "Karena itu ada baiknya ini didudukkan bersama. Bukan hanya melempar penyataan di media, tetapi dalam rapat koordinasi," kata legislator asal Jawa Tengah VII ini.

Karena, lanjut dia, pada dasarnya KPK adalah bagian dari negara ini. "Bagi PPP, proses penegakan hukum tidak boleh terganggu oleh apapun. Tidak boleh tersandera oleh agenda politik manapun," lanjutnya.
(poe)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak